Penjual STB di Tuban Ketiban Durian Runtuh, Konsumen Harap Harga Lekas Turun

Reporter : Savira Wahda Sofyana

blokTuban.com – Peralihan TV Analog ke TV Digital di Jawa Timur sejak beberapa hari yang lalu, rupanya membawa berkah tersendiri bagi para penjual Set Top Box (STB) di Kabupaten Tuban.

Pasalnya, masyarakat berbondong-bondong mencari dan membeli STB, agar dapat kembali menonton siaran televisi seperti sediakala. Keberkahan ini, turut dirasakann oleh Adi, penjual STB asal Kecamatan Rengel, Kabupatenn Tuban.

Menurut pengakuannnya, sejak siaran TV Analog dihentikan di Kabupaten Tuban, penjualannya mengalami peningkatan yang cukup drastis. Dalam sehari, biasanya ia mampu menjual kuranng lebih sekitar 40 buah STB.

“Alhamdulillah penjualannya setelah siaran TV Analog dihentikan ini lumayan kak, sehari 40 pcs,” terangnya kepada blokTuban.com saat dikonfirmasi, Minggu (25/12/2022).

Adapun harga STB yang ditawarkan oleh pria ramah ini, juga bermacam-macam, mulai dari Rp300 hingga Rp400 ribu tergantung merk atau jenis yang diinginkan oleh pelanggan.

Selain menyediakan alat elektronik tersebut, biasanya Adi juga menerima jasa pasang Set Top Box untuk para pelanggannya, dengan upah pemasangan kurang lebih sebesar Rp30 ribu.

Baca juga:

Pahami 4 Hal Penting Sebelum Membeli STB

Selain Adi, penjual lain yang turut merasakan buah manis dari peralihan TV Analog ini ialah Siti, penjual STB asal Kecamatan Plumpang. Menurutnya, sejak TV Analog dihentikan banyak masyarakat yang menyerbu tokonya untuk mencari STB.

Tak tanggung-tanggung, dalam sehari, ia mampu menjual sekitar 50 hingga 60 box STB dengan berbagai macam merk dan harga. Kendati demikian, tak jarang pembeli yang mengeluh terkait harga STB yang dinilai terlalu mahal.

“Banyak mbak yang cari Set Top Box sehari bisa 50-60 an. Untuk harganya macam-macam, yang Rp300 ribu ada, yang Rp350 ribu ada, Rp380 ribu juga ada. Kalau dibandingkan harga yang dulu emang banyak yang sakit hati mbak,” katanya.

Sementara salah seorang pembeli, Rohimah berharap agar harga STB segera turun, agar masyarakat bisa membeli dan dapat kembali menikmati siaran televisi seperti sedia kala.

“Semoga harganya cepat turun, biar bisa beli alat semua. Kasihan mereka apalagi yang sudah pada tua hiburannya cuma TV saja,” imbuhnya. [Sav/Ali]

 

Temukan konten blokTuban.com menarik lainnya di GOOGLE NEWS