Perpustakaan Digital, Revolusi Belajar Tanpa Batas di Tuban

Reporter : Ali Imron 

blokTuban.com - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Tuban meluncurkan Perpustakaan Digital (Digital Library). Kegiatan yang bertempat di Ruang Rapat R.H. Ronggolawe Sekretariat Daerah Kabupaten Tuban, Kamis (29/02) itu dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tuban, Dr. Ir. Budi Wiyana.

Dalam sambutannya Budi Wiyana mengatakan peran dari perpustakaan sebagai wahana belajar sepanjang hayat. Hal itu tertuang dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan yang berfungsi sebagai wahana pendidikan, penelitian, pelestarian, informasi, dan rekreasi untuk meningkatkan kecerdasan dan keberdayaan bangsa.

“Hal ini sejalan dengan misi ketiga Bupati Tuban—Aditya Halindra Faridzky, S.E, yaitu mewujudkan sumber daya manusia berkualitas dan terlatih,” tuturnya dikutip dari keterangan resmi. 

Dalam hal ini, para siswa di semua tingkat sekolah memiliki kesempatan untuk mengakses dan memanfaatkan fasilitas perpustakaan guna meningkatkan literasi melalui buku-buku dan sumber informasi yang tersedia.

Mengingat pentingnya peran strategis perpustakaan, pengembangan dan pengelolaannya harus disesuaikan dengan perkembangan teknologi digital, sehingga peluncuran hibah perpustakaan digital dari PT. Media Digido Nusantara dapat menjadi alternatif untuk mengembangkan layanan perpustakaan sampai di tingkat unit terkecil.

Lebih lanjut, Pemkab Tuban telah menerima hibah dari PT. Media Digido Nusantara berupa 400 titik perpustakaan digital berbasis website yang diperuntukkan pada perguruan tinggi, sekolah, dan desa di Kabupaten Tuban, dengan nilai masing-masing titik perpustakaan digital sebesar Rp 5 juta dalam bentuk e-book.

Atas hibah perpustakaan digital tersebut, Sekda Tuban berharap indeks pembangunan literasi masyarakat (IPLM) dan tingkat kegemaran membaca (TGM) di Kabupaten Tuban lebih meningkat dari capaian tahun sebelumnya.