Reporter: Dwi Rahayu

blokTuban.com - Pelaku bisnis perhotelan di Tuban, sejauh ini mengaku tingkat okupansi atau hunian tidak didominasi oleh pelancong. Melainkan agenda rapat baik itu instansi perusahaan atau dinas di tingkat Kabupaten.

Humas Hotel Mahkota, Teguh Santoso mengatakan pariwisata khususnya di Tuban perlu mendapat perhatian lebih. Pasalnya kunjungan atau hunian hotel masih didominasi oleh kegiatan rapat maupun pelatihan dari instansi.

"Dalam satu bulan, rata-rata tercatat 15 sampai 20 kunjungan," kata Teguh kepada blokTuban.com.

Sementara itu, Manajer Marketing Hotel Mustika, Agung Subekti mengungkapkan pacsa dicabutnya larangan penggunaan hotel sebagai tempat rapat cukup berpengaruh. Pasalnya agenda dari instansi perusahaan menjadi salah satu penyumbang okupansi di hotel yang ia kelola.

"Pada triwulan pertama ini, grafik tingkat okupansi menunjukkan kenaikan 20 persen," kata Agung.

Agung menambahkan, animo masyarakat akan pariwisata belum bergairah. Masih banyak pelancong asal Tuban justru menikmati liburan di luar kota.[dwi/ito]