Alasan Remaja Bergabung Kelompok Gangster, Kapolres Tuban: Diduga dari Keluarga Broken Home

Reporter : Muhammad Nurkholis

blokTuban.com - Maraknya komunitas gangster di Kabupaten Tuban, Kepolisian sebut di latar belakang ini karena kondisi keluarga para anggota gangster mengalami broken home. 

Kapolres Tuban AKBP Suryono kepada wartawan mengatakan jika para anggota gangster adalah anak-anak umur 20 tahun kebawah. 

"Anak-anak ini merupakan anak rentan usia 15 hingga 20 tahunan," ujar Kapolres Tuban AKBP Suryono. 

Lebih lanjut Kapolres kelahiran Kabupaten Bojonegoro ini menuturkan jika melihat dari diksi nama organisasinya, TOG (Tim Orang Galau) merupakn anak-anak yang galau. 

"Anak-anak ini adalah kumpulan anak-anak galau dan mungkin anak ini adalah anak broken home," imbuhnya. 

Dengan kondisi tersebut, menjadikan anak-anak tersebut ingin menjadi komunitas yang di luar prosedur. 

Untuk itu Suryono menghimbau agar masyarakat khususnya orangtua untuk mengawasi anak mereka agar tidak salah, dalam bergaul dan memilih grup atau kelompok yang cenderung melakukan tindakan-tindakan anarkis atau tidak dibenarkan secara hukum atau sosial. [Nur/Dwi]

 

 

Temukan konten blokTuban.com menarik lainnya di GOOGLE NEWS