Menengok Si Jilbab Di Nanjing
Mereka berjilbab. Tapi ngomong Mandarinnya… Haiiyyaaa… saya kalah.
Mereka berjilbab. Tapi ngomong Mandarinnya… Haiiyyaaa… saya kalah.
Rasulullah adalah teladan kita. Kesuksesan beliau dapat kita pelajari. Karena menurut Rasulullah saw, perniagaan adalah salah satu pintu rizki yang menggiurkan. Beliau pun telah membuktikannya, bagaimana perniagaan dapat memberikan keuntungan yang fantastis. <br />Kita ketahuai bersama bahwa beliau merupakan pebisnis kaya yang mempunyai gaya tersendiri dalam menjalankan usahanya. Kira-kira apa rahasia kesuksesan yang diterapkan oleh Rasulullah?
Ternaknesia.com. Itulah start up yang dipilih Dalu Nuzulul Kirom. Idealisme membangun bekas lokalisasi Gang Dolly dia tinggalkan. Bidang baru ini memang kelihatan jauh dari gelarnya: insinyur tehnik elektro. Tapi idealisme di dadanya tetap menyala: ikut mencarikan solusi para peternak kita.
Menjadi guru kelas di sebuah sekolah inklusi adalah tidak mudah. Karena dituntut kemampuan lebih dari guru, untuk dapat mengelola kelas sendirian tanpa ada guru pendamping atau shadow teacher.
‘’Yah, puisi Bu Sukmawati yang ramai di medsos itu di acara apa to?’’ tanya istriku. ‘’O itu, di acara pagelaran busana milik Anne Avantie,’’ jawabku.
''Bangsat ! Sudah bosan hidup kau rupanya !'' Begitu umpatan seorang perampok yang terganggu kesenangannya ketika menggoda perawan desa.
Tahun lalu, di ruangan Kepala Sekolah (Kasek) SMAN 1 Tuban terjadi diskusi yang hangat. Bupati Tuban Fathul Huda sangat serius berharap mutu dunia pendidikan di Bumi Wali meningkat. Prestasi anak didik cemerlang dan membanggakan.
Sudahkah perpustakaan sekolah kita optimal? Untuk menilainya, tentu kita harus melihat secara nyata keberadaan perpustakaan sekolah sebagai salah satu sarana prasarana pendukung pembelajaran dan penguatan literasi. Karena jangan sampai, keberadaan perpustakaan sekolah mati suri, yakni hanya dibangun fisiknya sedangkan dalamnya sepi aktifitas literasi.
‘’Kabeh sedulur cah...kabeh makmur’’ Begitu salah seorang kawan berkomentar atas komentar kawan yang lain. ‘’Sing makmur, yo sing anggep dulur tok, sing ora dianggep dulur yo ora makmur,’’ sela kawan lainnya protes.
‘’Berikan aku sepuluh pemuda, maka akan kuguncang dunia’’ Begitu tulis salah satu kawan facebook saya menyitir kata-kata Bung Karno. Dia juga mengunggah foto dia sendiri yang memakai seragam sebuah parpol.