Sudah lama saya menanti kreasi seperti ini. Baru akhir tahun 2017 saya temukan: hotel di ruang tunggu bandara.<br /><br />Desainnya cantik. Seperti kapsul. Tapi cukup longgar untuk tidur seorang diri.
Tolonglah saya. Bantu berikan pencerahan kepada saya: siapa yang pertama kali mencetuskan istilah 'Indonesia Emas 2045'? Kalau lembaga, lembaga yang mana? Kalau perorangan, siapa?
Angka siapakah yang bisa dipakai pegangan? 7,5 juta? 40.000?. Tentu ini tentang reuni 212. Khususnya tentang berapa orang sebenarnya yang berkumpul di Monas Jakarta hari Sabtu, (2/12/2017) lalu.
<br />Peristiwa Persebaya lawan PSMS Medan ini sudah 25 tahun berlalu. Tapi tidak pernah hilang dari ingatan. Begitu menggoyahkan jiwa. Persebaya saat itu kalah sejak tendangan pertama dilakukan. Ada serangan mental yang membuat down pemain: berkumandangnya lagu Sing Sing So. Yang sangat masif. Dari suporter PSMS yang mendominasi stadion Gelora Bung Karno.
RUH-menulis tak akan dimiliki kecuali bagi orang yang rajin menulis. Ukuran rajin itu, seorang penulis bisa menentukan sendiri kapan ia harus menulis, baik terjadwal atau tidak. Karena, menulis akan menjadi habit (kebiasaan) yang meningkat manakala itu dilakukan secara konsisten (ajeg). Dengan konsistensi yang terjaga, Winarno dalam bukunya, ‘Kiat Sukses Menjadi penulis: Menjadi Profesional Berdaya Saing Tinggi’ (2012:39) pun menyebut akan mengantarkan menjadi penulis handal. Pertanyaannya, apakah para penulis yang belajar menulis sudah meluangkan waktu sehari, dua hari, dst., untuk membiasakan menulis?
Pemilihan Duta Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) yang dilaksanakan oleh Pimpinan Cabang (PC) Bojonegoro, mulai 12 November hingga 3 Desember 2017, sebagaimana blokBojonegoro.com (13/11/2017) memberitakan, patut diapresiasi. Ada geliat untuk memperkenalkan NU kepada pelajar melalui personal approach pelajar. Yakni, pelajar yang cakap tidak hanya secara fisik an sich, namun berbalut kecerdasan intelektual dan spiritual yang berlandaskan Ahlussunnah wal Jamaah.
Bicara soal pendidikan, menurut KBBI pendidikan adalah proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan. Nah, sebagaimana kita tahu pendidikan itu mempunyai makna sebagai bekal untuk menuju hal-hal yang lebih baik bagi setiap orang. Pendidikan mencakup semua aspek penting dalam diri tiap individu khususnya aspek kepribadian. Aspek-aspek pendidikan yang berpengaruh dalam kehidupan tiap individu yakni kecerdasan, keagamaan, akhlak, bermasyarakat, keterampilan, pengembangan potensi dan juga bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Memaksimalkan peluang yang ada dalam merespon kondisi global, mendorong Indonesia untuk bertindak dan berfikir lebih kreatif dalam mengelola potensi yang ada. Pasalnya, pertumbuhan pariwisata kini menjadi sorotan bagi negara-negara di dunia termasuk negara-negara ASEAN. Ajang ini dimanfaatkan utnuk mengambil peluang dalam pasar Internasional, ajang untuk membranding diri dengan memperkenalkan kekayaan dan keindahan alamnya untuk menarik wisatawan mancanegara sebanyak-banyaknya untuk datang ke Indonesia.
Penyandang gelar santri tidak hanya ditujukan kepada seseorang yang pernah mondok di pesantren saja, tetapi siapa pun yang berakhlak santri yang memiliki karakter tawadhu’ kepada Gusti Allah dan tawadhu’ kepada para alim ulama’. Saat ini setiap tanggal 22 oktober diperingati hari santri nasional sejak pemerintah menetapkannya pada tahun 2015. Tujuannya adalah mengenang peran santri dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan NKRI dari penjajahan. Hari Santri merujuk pada keluarnya Resolusi Jihad pada tanggal 22 Oktober 1945 yang memantik terjadinya peristiwa heroik 10 November 1945.
Jarang orang mengetahui bahwa peristiwa perang 10 Nopember 1945 yang sangat heroik dan melegenda di Surabaya tersebut adalah dipicu oleh suatu resolusi jihad yang dikeluarkan oleh Hadratus Syaikh Hasyim Asy’arie, pengasuh Pesantren Tebuireng, Jombang, yang sekaligus sebagai Ketua Umum NU saat itu.