15:00 . Sidang Ketiga Dugaan Pelanggaran Administrasi PPS Tuban, Pelapor Bawa Seorang Saksi   |   14:00 . Gunung Api Karangetang Sulawesi Utara Berstatus Siaga   |   13:00 . Presiden Jokowi Ingatkan Tantangan Pers Hadapi Banjir Media Sosial   |   12:00 . Tempati Lahan KAI, 97 Bangunan di Surabaya Dibongkar   |   10:00 . Kumpulan Resep Membuat Telur Pindang, Sekali Buat Bisa Untuk Beberapa Hari   |   09:00 . Emas Antam Kembali Naik Rp.5000 Hari ini 9 Februari 2023, Full Stock!   |   08:00 . Tata Cara dan Kapan Bersiwak Seperti yang Dilakukan Rasulullah SAW   |   07:00 . Lirik Lagu Stasiun Balapan - Cover Denny Caknan, Kuto Solo Sing Dadi Kenangan   |   21:00 . Kepepet Kebutuhan Sehari-hari, Purnawirawan Polisi di Tuban Nekat Mencuri Motor   |   20:00 . Bawaslu Tuban Bacakan Hasil Sidang Kedua Dugaan Pelanggaran Rekrutmen Anggota PPS Montong   |   19:00 . Keren, Anak Muda di Tuban Buat Suplemen Penambah Nafsu Makan Hewan   |   18:00 . Eks Karyawan Hotel Purnama Tak Terima Pesangon, Disnakerin Tuban Sarankan ke Jalur Hukum   |   17:00 . Mahasiswa KKN Unang Tuban Dampingi UMKM Panyuran Terbitkan NIB   |   16:00 . Pasokan Berkurang, Harga Cabai Rawit di Tuban Tembus Rp70 Ribu Per Kilogram   |   15:00 . Dihuni 250 Penduduk, Ini Kondisi Dusun Terluar di Tuban   |  
Thu, 09 February 2023
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Siap-siap, 9,4 Juta Anak di Jawa-Bali akan Divaksin MR, DPT dan Polio

bloktuban.com | Saturday, 23 July 2022 07:00

Siap-siap, 9,4 Juta Anak di Jawa-Bali akan Divaksin MR, DPT dan Polio Jatim siap menyukseskan program Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) Tahap II. (Ist)

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com - Selama pandemi COVID-19, dilaporkan bahwa sekitar 1,7 juta anak Indonesia belum mendapatkan imunisasi dasar lengkap. Kementrian Kesehatan khawatir, jika tidak segera ditangani akan berdampak pada peningkatan jumlah kasus PD3I dan terjadinya Kejadian Luar Biasa atau KLB PD3I seperti campak, rubela dan difteri di beberapa wilayah sekaligus menjadi beban ganda pemerintah ditengah upaya pengendalian pandemi COVID-19 dan penyakit infeksi emerging lainnya.

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin mengatakan, penting bagi seluruh kepala daerah di Jawa-Bali untuk menyamakan langkah dan strategi demi mencapai target Imunisasi campak dan rubela hingga 95% di wilayahnya masing-masing. Berdasarkan pengalaman dari vaksinasi COVID-19, Menkes optimis target ini bisa tercapai.

Artikel lainnya : Tuban Kembali Dapat Jatah Vaksin PMK Tahap Kedua, Kabid Keswan: Wabah Sudah Mulai Terkendali

“Kita belajar dari vaksinasi COVID-19 yang dalam 15 bulan bisa mencapai 400 juta, ini kita mau mengejar 95% atau sekitar 9,4 juta anak di Jawa-Bali untuk 3 jenis vaksin ada MR, DPT dan Polio. Jadi harusnya bisa, resepnya satu tidak bisa sendiri-sendiri, harus melibatkan semua komponen masyarakat termasuk pemerintah pusat dan pemerintah daerah,” ujarnya. 

Sementara dilansir dari laman resmi Kominfo Jatim, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, yang diwakili Sekda Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono, menandatangani komitmen dukungan kepastian pemberian imunisasi campak rubella serta imunisasi lain pada 9.435.097 anak di Pulau Jawa dan Bali, Kamis (21/7/2022).

Artikel lainnya: Kasus Covid-19 di Tuban Naik Lagi, Kadinkes: Vaksin Booster dan Prokes Rendah

Penandatangan ini dilakukan sebagai bentuk kesiapan Jatim dalam mendukung serta menyukseskan program Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) Tahap II yang akan dilaksanakan bulan Agustus 2022.

Sekda Prov Jatim, Adhy Karyono, menyampaikan bahwa di Jatim program imuniasai atau vaksin harus dilakukan. Namun, agar program ini berjalan lancar dan sukses, kuncinya kegiatan ini menjadi gerakan bersama. Dengan demikian tidak hanya dilakukan perangkat daerah, tetapi juga pentahelix aproach, atau setakeholder yang lain.

Artikel lainnya : Selain Vaksin Booster, Jenguk Napi di Lapas Tuban Harus Tunjukkan Bukti Ini

"Jatim sudah melakukan sosialisasi, bahkan juga Surat Edaran (SE). SE ini juga bukan hanya behenti di Gubernur kepada para bupati/walikotanya, tetapi juga lembaga sosial keagamaan. Misalnya, Dewan Aisiyah yang membuat SE kepada seluruh anak cabangnya. Hal ini jga dilakukan Ratayat NU dan muslimat NU.

Namun dari semua proses itu, yang paling penting adalah kesiapan dari tenaga kesehatan dan fasilitasnya. Mereka tidak menyuntik saja, tetapi bagaimana membawa atau mengarahkan para ibu terutama dengan anak berumur 5-9 bulan itu benar-benar harus bisa mengunjungi fasilitas tersebut. 

"Gerakan bersama ini, tuntas dalam satu bulan, dan menjadi tanggung jawab semua pihak," katanya. [Ali]

Temukan konten Berita Tuban menarik lainnya di GOOGLE NEWS

Tag : Imunisasi anak, bulan imunisasi anak Nasional, Jawa Timur, vaksin Polio, berita Tuban, Kabupaten Tuban



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 07 February 2023 10:00

    Membangun Kesejahteraan dan Ekonomi Masyarakat

    Membangun Kesejahteraan dan Ekonomi Masyarakat Manusia merupakan makhluk sebagai pelaku utama di dalam yang namanya lingkungan, dimana manusia tidak lepas dari kebutuhan untuk hidup dan tergantung dari kondisi lingkungan tempat dimana ia berada....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat