15:00 . Jokowi Longgarkan Prokes, Penjual Masker di Tuban Masih Bertahan   |   14:00 . Akibat Cuaca Buruk, Harga Ikan di PIT Naik!   |   13:00 . Libur Akhir Pekan, Pengunjung Wisata Pantai Remen Tuban Capai 2.000 Orang   |   12:00 . Terlanjur Nyaman, Sebagian Masyarakat Tuban Enggan Lepas Masker   |   11:00 . Ini Tiga Tokoh Kunci pada Mitos Goa Ngerong   |   10:00 . Pengelola Mangrove Center Tuban Keluhkan Fenomena Banjir Rob   |   09:00 . Warga Prunggahan Kulon Ditemukan Tewas di Bekas Tambang, Ini Kronologinya!   |   08:00 . Orangtua, Ini Tips Mendorong Anak untuk Mau Mengonsumsi Makanan Sehat   |   18:00 . Jatim Series Jember Jadi Evaluasi Rider ISSI Tuban Sebelum Porprov 2022   |   17:00 . Suzuki Baleno Kecelakaan Karambol Libatkan Dua Truk   |   16:00 . Jembatan Glendeng Resmi Ditutup, Pemotor Pilih Jalan Alternatif   |   15:00 . Jokowi Serukan Belanja Produk dan Wisata Dalam Negeri di Peluncuran Gernas BBI   |   14:00 . Hanya 2 Jam, 134 Anak di Tuban Selesai Dikhitan Massal   |   13:00 . PKL Taman Sleko Tuban Diminta Tak Ganggu Pengguna Jalan   |   12:00 . Ketakutan Warga Gesikharjo Sandarkan Kapalnya Dekat Makam Asmoroqondi   |  
Mon, 23 May 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Bupati Tuban Mendadak Merotasi 530 Pejabatnya di Awal 2022

bloktuban.com | Sunday, 09 January 2022 09:00

Bupati Tuban Mendadak Merotasi 530 Pejabatnya di Awal 2022 Pelantikan pejabat oleh Bupati Tuban. (istimewa)

 

Reporter: Ali Imron

blokTuban.com – Mengawali tahun 2022 pejabat di lingkup Pemerintah Kabupaten Tuban dibuat ketar ketir oleh Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky. Tanpa aba-aba ataupun pemberitahuan jauh-jauh hari, sebanyak 530 pejabat langsung dirotasi menyesuaikan dengan Susunan Organisasi Tata Kerja (SOTK) baru. Ya

Pengambilan sumpah dan janji pejabat tinggi dimulai pukul 19.00 hingga pukul 22.00 Wib Wib, Sabtu (8/1/2022) di Pendopo Krida Manunggal Tuban. Sebagai pemimpin muda, Bupati Halindra meminta pejabatnya untuk mampu kerja cepat dan tepat.

Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) harus bersiap diri selama 24 jam menjalankan tugasnya. Sekaligus menjawab problematika yang dirasakan oleh masyarakat Tuban.

“ASN yang saya lantik malam ini punya waktu adaptasi besok hari Minggu, kemudian Seninnya kembali bekerja dijabatan barunya dengan lebih cepat. Tentunya mengevaluasi apa yang sudah dikerjakan di tahun sebelumnya,” kata Halindra dalam sabutannya.

Keberhasilan yang dicapai Pemkab Tuban tahun 2021, lanjut Halindra merupakan hasil dari pola kolaborasi dan sinergi yang ditekankan sejak awal menjabat. Ketika semuanya kompak permasalahan apapun dapat diselesaikan. Tinggal mau atau tidak mau, dan di era Pemerintahannya, Halindra hanya memberi dua pilihan.

“Tidak ada tiga pilihan atau posisi di tengah-tengah. Dua pilihan itu iya dan tidak, mau dan tidak mau,” imbuh Ketua DPD Golkar Tuban.

Soal rotasi mendadak, Halindra menjelaskan sudah menargetkan mutasi dilakukan di akhir Desember 2021 atau awal Januari 2022. Banyaknya administrasi yang harus diselesaikan dan butuh persetujuan pusat seperti Dinas Dukcapil, maka pelantikan baru dilakukan mala mini.

“Info awal memang jam 13.00 WIB tapi kemudian berubah jam 19.00 Wib. Saya pastikan pelantikan di Kabupaten Tuban akan selalu dadakan,” jelasnya.

Untuk pejabat eselon 2, Halindra mengaku tidak melakukan rotasi. Beberapa pejabat yang mutasi karena ada perampingan SOTK sebanyak enam, mulai pertanian digabung perikanan, lingkungan hidup digabung dengan perhubungan, PUPR dan PRKP digabung, Satpol PP dan pemadam kebakaran, Pemerintahan digabung Kesra, umum digabung perlengkapan dan lain sebagainya.

Perampingan tersebut merupakan hasil koordinasi dengan pejabat di rumah Perbon. Di mana ada beberapa dinas yang harus digabung supaya lebih efesien, misalnya PURP dan PRKP.

“Selain efesien dan efektif, perampingan SOTK tahun 2022 juga bertujuan memfokuskan program Pemkab Tuban,” katanya.

Pesan terakhir bagi ASN di tahun 2022, Bupati Halindra menegaskan sistem pemerintahannya berdasarkan data. Cara pemikiran Bupati dan Wakil Bupati juga mengacu data, sehingga langkah awal bagi pejabat yang baru dilantik adalah update data.

Pasca data terkumpul kemudian segera melakukan standarisasi. Sementara ini Bupati Halindra menggunakan dua cara untuk menstandarisasi, yaitu sarana prasarana dan Sumber Daya Manusia (SDM).

Sekadar diketahui, beberapa nama pejabat yang dirotasi adalah Gunadi sebelumnya Kepala Dinas Perhubungan menjadi Kepala Satpol PP dan Pemadam Kebakaran, Hery Muharwanto sebelumnya Kasatpol PP dirotasi menjadi Kabid di Kesbangpol.

Amenan sebelumnya Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan dirotasi ke DPRD. Begitupula Nur Janah sebelumnya Kepala Dipemas, Desa dan KB dirotasi ke DPRD Tuban. [ali/col]

 

Tag : Pemkab, pelantikan, pejabat



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more