BPBD: Kerugian Akibat Banjir Capai Puluhan Miliar

Reporter: Moch. Sudarsono

blokTuban.com - Banjir yang menerjang Kabupaten Tuban hingga bulan Maret ini mengakibatkan kerugian yang tak sedikit. Sebab, banjir mengakibatkan gagal panen dan juga kerusakan sarana dan prasanana umum.

Plt Kepala Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban, Joko Ludiono mengatakan, kerugian petani akibat gagal panen mencapai angka Rp20 milliar, sedangkan untuk kerugian sarana dan prasarana umum mencapai Rp15 miliar.

"Memang bisa kita lihat secara seksama bahwa banyak lahan tani yang rusak, jalan juga banyak yang rusak," kata Joko sapaan akrabnya, Kamis (17/3/2016)

Joko menjelaskan, gagal panen terjadi di sekitar tanggul Avur Jambon atau pun Avur Kuwu, karena airnya meluap sehingga menggenangi sawah yang ada di sekitar tanggul tersebut. Selain itu juga sarana dan prasarana di sekitar tanggul banyak yang rusak.

"Kita akan upayakan untuk mengusulkan bantuan kepada pemerintah agar bisa dibantu dalam perbaikannya, dan semoga saja bisa," harap Joko.

Diprediksi oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) bahwa musim hujan akan berlanjut hingga akhir bulan Maret ini.[nok/col]