Cerita dari Pesantren
Balada Celana Dalam di Jendela Kamar
Namanya santri, semuanya harus bisa dikerjakan sendiri. Selain memperdalam ilmu agama sebagai tujuan utama, nyantri juga belajar tentang kemandirian dan sosial.
Namanya santri, semuanya harus bisa dikerjakan sendiri. Selain memperdalam ilmu agama sebagai tujuan utama, nyantri juga belajar tentang kemandirian dan sosial.
Mutiara atau nasehat kaum muda kedua dari kitab Idhotun Nasyi’in adalah Sabar. Sesungguhnya orang yang cerdas, itu orang yang sabar di atas kegentingan. Tenang menghadapi kegentingan dengan kekokohan, keberanian, dan ketabahan hati. Bukan sebaliknya, yang menghadapi suatau kegentingan dengan panik dan kegelisahan.
Seperti halnya lembaga pendidikan umumnya, santri yang belajar di pondok pesantren juga mempunyai hari-hari khusus dalam satu pekan untuk beristirahat.
Bupati Tuban, H. Fathul Huda, Kamis (17/5/2017) membuka Kajian Ramadan 1439 H di Musala Al Furqon Kompleks Kantor Pemkab Tuban.
Perlu diketahui suntikan ada tiga jenis: 1.Suntikan melalui kulit (Intra cutan) misalnya suntikan Insulin 2.Suntikan melalui otot (Intra muscular) misalnya suntik antihistamin dan beberapa jenis vaksinasi 3.Suntikan melalui pembuluh darah (intra vena) misalnya antinyeri, infus dan vitamin
Mulai siang ini, ada ulasan dari terjemahan kitab “Idhotun Nasyiin” karangan ulama besar Musthafa Al-Ghalayani. Kitab ini membahas tentang akhlaq, etika, dan kemasyarakatan.
Ghasab, dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) sendiri di tulis 'gasab', atau kebiasaan memakai barang bukan miliknya tanpa ijin yang punya barang bisa jadi salah satu cerita yang selalu menyertai santri semasa belajar di pondok pesantren. Meski kadang menjengkelkan, rata-rata para santri atau orang yang pernah nyantri di pesantren sudahh sangat mafhum dengan kebiasaan jelek ini.
Pemerintah melalui Kementerian Agama menetapkan tanggal 1 Ramadan 1439 H jatuh pada hari Kamis (17/5/2018) lusa. Hal ini disampaikan oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin di Kantor Kemenag Republik Indonesia, Jalan MH Thamrin Jakarta Pusat, Selasa (15/5/2018) petang.
Berdasarkan keputusan sidang isbat, Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) menetapkan tanggal 1 Ramadan 1439 H jatuh pada hari Kamis (17/5/2018) lusa. Hal ini disampaikan oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin di Kantor Kemenag Republik Indonesia, Jalan MH Thamrin Jakarta Pusat, Selasa (15/5/2018).
Tim Badan Hisab Rukyat (BHR) kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tuban gagal melihat hilal. Upaya melihat bulan untuk menetapkan awal puasa Ramadan 1439 H/2018 M ini terhalang kabut.