Skip to main content

Category : Religi, Sastra & Budaya


Kajian Kitab Klasik Idhotun Nasyi'in

Roja' (Harapan/Optimisme)

Andaikata dalam kehidupan ini tidak ada harapan, tentu tidak ada orang yang berusaha menggapai cita-citanya. Tiada pula orang yang mengajak pada semangat Nasionalisme, yaitu semangat memperjuangkan tanah air. Tak pelak kehidupan ini terasa lebih sempit daripada lubang kadal, serta terasa berat daripada memikul rantai besi yang dikalungkan di leher.  

Cerita dari Pesantren

Malam Jumat Kelabu

<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-bidi-font-family: Calibri; mso-bidi-theme-font: minor-latin;">Ini masih kisah tentang Zaid, sebut saja begitu santri agak mbeling dari salah satu pondok pesantren di Tuban. Lazimnya, pondok pesantren, setiap Kamis malam, atau malam Jumat biasa disebut, kegiatan ngaji libur. Dan, bermula dari sinilah kisah ini terjadi.</span>

Tongklek Dulu dan Sekarang (1)

Penggugah Sahur yang Efektif

Ramadan tiba. Musim tongklek tiba. Ya, begitulah, Ramadan di Tuban artinya musim tongklek. Sebab, grup-grup tongklek berlomba-lomba mengumpulkan pahala dengan membangunkan orang untuk sahur. &nbsp;

Kajian Kitab Klasik Idhotun Nasyi'in

Putus Asa

Setelah membahas sifat ikhlas di bab ke empat dari kitab Idhotun Nasyi'in, siang ini kita akan mengkaji sifat 'Putus Asa'.&nbsp; Tentu dua sifat ini sangat bertolak belakang, dan semoga generasi muda saat ini tidak terjangkit yang namanya putus asa. Aamiin.&nbsp; &nbsp;

Cerita dari Pesantren

Ini Makanan Milik Umat

Namanya pesantren. Tempat anak-anak menimba ilmu. Pesantren juga bisa dibilang sebagai kawah candramuka santri untuk menempa mental di samping spiritual. Tidak jarang ditemukan anak-anak yang bandel ketika di pondok, tetapi menjadi orang sukses dan dibutuhkan banyak orang setelah lulus. Kata sebagian orang, itulah salah satu berkah belajar di pondok pesantren. &nbsp; &nbsp;

Kajian Kitab Klasik Idhotun Nasyi'in.

Ikhlas 

Mutiara selanjutnya amal perbuatan itu ibarat jasad, sedangkan ruhnya berupa Ikhlas' tulis Syekh Musthafa Al-Ghalayani di awal bab 3 tentang 'Ikhlas' dari kitab Idhotun Nasyi'in. &nbsp;

Cerita dari Pesantren

Gara-Gara Kucing

Satu lagi kejadian lucu yang dialami kawan santri kita. Sebut saja Zaid. Menyebut nama Zaid ini, saya jadi teringat guru agama saya pas di SD dulu. Setiap memberi contoh seseorang pasti nama Zaid kalau laki-laki. Hehehe &nbsp;

Donor Darah Tidak Membatalkan Puasa

Anggapan bahwa donor darah membatalkan puasa masih ada pada sebagian kaum muslimin. Namun pendapat yang paling kuat &ndash;insyaallah- donor darah tidak membatalkan puasa.&nbsp; &nbsp;

Blok Buku

Cinta di Dalam Gelas

Novel "Cinta di Dalam Gelas" mengisahkan sosok Ikal, seorang bujang keturunan melayu, yang bekerja sebagai pelayan di Warung Kopi Usaha Kau Kenang Lagi milik pamannya yang memiliki kecintaan besar terhadap kopi.&nbsp;

Kajian Kitab Klasik Idhotun Nasyi’in

Kemunafikan

Mutiara atau nasehat kaum muda berikutnya dari kitab Idhotun Nasyi&rsquo;in adalah Annifaq atau kemunafikan. Dari pandangan agama, kemunafikan yaitu pernyataan syahadat hanya di luar saja, tanpa diyakini di dalam hati. Orang Islam ada dua jenisnya, yang syahadat luar dalam itu mukmin, sedang yang luar saja itu munafik. &nbsp;