Segarnya Legen di Pinggir Jalan Raya Palang

Reporter: Yetik Lusiana

blokTuban.com - Warung pojok gelaman pinggir jalan Raya Palang Kabupaten Tuban, mampu menarik perhatian para orang, untuk berhenti sejenak dan melepaskan dahaga. Yaitu warung milik Mak Yas, yang menjual minuman asli khas Tuban.

Legen merupakan minuman tradisional yang terbuat dari sadapan getah pohon siwalan yang banyak tumbuh di perbukitan kapur Tuban.
Setiap tetes getah ditampung dalam bumbung atau potongan bambu. Sadapan itu yang akan diambil menjelang pagi dan sore hari.

Warung milik Mak Yas yang sudah berdiri sejak tahun 1995 yang sampai sekarang masih ramai ini, mampu menarik perhatian para pendatang baru untuk dapat mencicipi minuman khas Tuban, yaitu Legen.

"Yang saja jual legen asli, saya masak sendiri," ungkap pria 55 tahun itu.

Sepintas legen memang berwarna agak keruh. namun bukan berarti minuman ini tidak layak konsumsi. Pasalnya legen yang berwarna keruh seperti ini adalah legen kwalitas asli tanpa campuran air maupun pemanis buatan.

"Saya dapat menghidupi keluarga saya dari jualan legen ini. Setiap hari pasti laku 50 botol lebih, " ungkapnya kepada bloktuban.com

 

Bagi masyarakat Tuban, minuman legen terasa favorit saat bulan Ramadhan tiba. Pasalnya pada hari-hari biasa keberadaan legen tergeser oleh minuman khas Tuban lainnya yaitu toak. Minuman beralkohol itu juga dibuat dari sadapan getah pohon siwalan.

Kondisi alam kabupaten Tuban yang panas dan kering membuat minuman legen cukup diminati masyarakat. Selain murah, minuman ini memiliki rasa yang khas dan menyegarkan.

Menurut Irwan, penikmat legen minum legan itu sangat menyegarkan. Karena minum legen seperti langsung membasahi kerongkongan.
"Sehingga hilanglah dahaga seperti langsung hilang," ungkapnya. [ana/ito]