Lestarikan Batik Tuban, Relawan Sosial Kemanusiaan Melatih Anak Yatim Membatik
Relawan Sosial Kemanusiaan (Resik) Tuban selama bulan suci Ramadan 2022 ini membuat sebuah program pelatihan membatik untuk anak-anak yatim.
Relawan Sosial Kemanusiaan (Resik) Tuban selama bulan suci Ramadan 2022 ini membuat sebuah program pelatihan membatik untuk anak-anak yatim.
Masyarakat di Kabupaten Tuban harus berbangga diri karena dari enam desa devisa milik Jawa Timur dua diantaranya berada di Tuban. Desa yang dimaksud yaitu, Desa Margorejo dan Desa Kedungrejo Kecamatan Kerek sebagai pusat produksi Batik dan Tenun Gedog.
Festival batik Pantai Semilir 2022 sukses digelar. Fashion gadis pantai yang dikemas dengan festival batik tersebut diikuti puluhan peserta dari Tuban dan sekitarnya.
Untuk menjaga batik asli Prunggahan Kulon yang notabene adalah sebuah warisan dari nenek moyang, guru SD di Desa Prunggahan Kulon mengajak murid-murid SDnya untuk belajar membatik. Dengan demikian kecintaan terhadap batik dapat ditumbuhkan.
Dalam usaha memperkenalkan anak pada dunia pembuatan batik, Yayasan Pemuda Bergerak Foundation (PBF), yang bertempat di Desa/Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban. Menggunakan teknik pembatikan malam dingin, sebagai alternatif pengganti bahan dasar lilin, dalam teknik membatik tradisional.
Pekan Seni Rumah Persinggahan |
Eco berarti alam dan print artinya mencetak. Maka Ecoprint merupakan corak batik yang terbuat dengan cara dicetak dengan menggunakan bahan-bahan alami yang terdapat di alam.
Desa Sumurgung, Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban dikenal sebagai salah satu sentra pengrajin batik tulis yang ada di Kabupaten Tuban. Salah satu pengusaha batik di Desa Sumurgung adalah Suntiah. Usaha batik tulis miliknya bernama Batik Royyan (Royyan Collection).
"Kita belum ada dan tak bisa apa-apa dulunya. Sekarang ada 4 titik pembuatan batik tulis dan cap yang dikerjakan para perempuan di rumahnya," tutur Ketua UKM Sekar Tanjung Tasikharjo, Susiana.
Pasca diresmikan oleh Ketua Umum Dewan Kesenian Nasional (Dekranas), Hj. Mufidah Jusuf Kalla, Kamis (3/5/2018) kemarin. Pemerintah Desa (Pemdes) Margorejo telah mengkonsep bagaimana pengembangan wisata kampung batik kedepan, agar banyak diminati pengunjung.