Repoter : Wiyono
blokTuban.com – Dunia pendidikan tinggi di Kabupaten Tuban semakin semarak. Tak lama bakal hadir Universitas Nahdlatul Ulama Makhdum Ibrahim Tuban (UNUMA) yang merupakan perubahan bentuk dari Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Tuban.
Selama dua hari ini, IAINU Tuban menjalani Asesmen Lapangan (AL) sebagai tahapan akhir dalam proses alih bentuk tersebut. Asesmen berlangsung selamapada Jumat–Sabtu, 24–25 Juli 2026. Ini merupakan bagian dari proses evaluasi yang dilakukan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia terhadap kesiapan IAINU Tuban untuk bertransformasi menjadi universitas.
Asesmen Lapangan dilaksanakan oleh tim penilai yang ditugaskan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia, yaitu Prof. Dr. Phil. Sahiron, M.A., selaku Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) Kementerian Agama Republik Indonesia, bersama Dr. Ahmad Mahfud Arsyad, M.Ag. dan Dr. Ahmad Khanali, M.Pd. sebagai anggota tim asesor.
Tim melakukan penilaian menyeluruh terhadap aspek tata kelola kelembagaan, akademik, sumber daya manusia, sarana dan prasarana, keuangan, sistem penjaminan mutu, serta pelaksanaan tridarma perguruan tinggi.
Pembukaan asesmen berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh berbagai unsur pemangku kepentingan. Hadir dalam kesempatan tersebut perwakilan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Tuban, Ketua Badan Pelaksana Penyelenggara (BPP) IAINU Tuban dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tuban Umi Kulsum.
Kemudian hadir Dr.Miyadi anggota DPRD Kabupaten Tuban yang juga merupakan alumni STIT Makhdum Ibrahim (STITMA) dan IAINU Tuban, jajaran Senat, Pimpinan, Tim Ahli Alih Bentuk, para Dosen, Tenaga Kependidikan IAINU Tuban.
Dalam sambutannya, Rektor IAINU Tuban Prof. M.Syamsul Huda, M.Fil.I menyampaikan bahwa proses alih bentuk merupakan cita-cita besar yang telah dipersiapkan secara bertahap melalui penguatan tata kelola, peningkatan mutu akademik, pengembangan sumber daya manusia, serta penyediaan sarana dan prasarana yang memadai.
"Alih bentuk menjadi Universitas Nahdlatul Ulama Makhdum Ibrahim Tuban bukan sekadar perubahan nama atau status kelembagaan, tetapi merupakan ikhtiar bersama untuk menghadirkan perguruan tinggi yang semakin berkualitas,’’ ujarnya.
Selain lanjut itu, lanjut Rektor, juga adaptif terhadap perkembangan zaman, serta mampu memberikan kontribusi nyata dalam mencetak generasi yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing.
‘’Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan Kementerian Agama, Nahdlatul Ulama, pemerintah daerah, alumni, dan seluruh sivitas akademika yang terus mengiringi proses transformasi ini," ucap Rektor.
Sementara itu, Prof. Dr. Phil. Sahiron, M.A. menyampaikan apresiasi atas kesiapan yang telah ditunjukkan IAINU Tuban dalam menghadapi proses asesmen lapangan. Menurutnya, alih bentuk merupakan langkah strategis untuk memperluas kontribusi perguruan tinggi dalam pembangunan nasional, khususnya dalam bidang pendidikan tinggi keagamaan Islam.
"Kami memberikan dukungan terhadap proses alih bentuk ini. Harapannya, Universitas Nahdlatul Ulama Makhdum Ibrahim Tuban nantinya dapat berkembang secara maksimal dan mengambil peran yang lebih besar dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pendidikan tinggi yang bermutu, riset yang produktif, serta pengabdian kepada masyarakat yang memberikan manfaat luas," ungkap Prof. Sahiron.
Selama dua hari pelaksanaan asesmen, tim asesor melakukan verifikasi terhadap dokumen kelembagaan, wawancara dengan pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, dan para pemangku kepentingan.
Juga melakukan peninjauan langsung terhadap berbagai fasilitas akademik dan penunjang yang dimiliki IAINU Tuban. Kegiatan ini bertujuan memastikan seluruh persyaratan alih bentuk telah dipenuhi sesuai ketentuan Kementerian Agama Republik Indonesia.
Pelaksanaan Asesmen Lapangan ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan IAINU Tuban menuju Universitas Nahdlatul Ulama Makhdum Ibrahim Tuban (UNUMA). Dengan dukungan Nahdlatul Ulama, Kementerian Agama, pemerintah, alumni, dan seluruh sivitas akademika, IAINU Tuban optimistis mampu mewujudkan transformasi kelembagaan yang tidak hanya memperluas cakupan keilmuan.
Tetapi juga memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam melahirkan sumber daya manusia yang religius, unggul, inovatif, dan siap menjawab tantangan masa depan.[ono]
Cara paling praktis Reschedule tiket Airasia Kirim pesan ke Call center di WhatsApp. https://wa.me/628213111180) kami pastikan Anda sudah menyiapkan kode Booking (PNR) dan nama penumpang agar proses verifikasi lebih cepat Reschedule anda
Untuk layanan pelanggan 24 jam, AirAsia Indonesia menggunakan sistem dukungan digital terpadu Layanan:0855=1111=947 mandiri melalui AirAsia MOVE dan Ask Bo. Anda bisa menggunakan fitur Live Chat dengan virtual assistant AskBo melalui aplikasi atau situs web AirAsia.
Untuk layanan pelanggan 24 jam, AirAsia Indonesia menggunakan sistem dukungan digital terpadu Layanan:0855=1111=947 mandiri melalui AirAsia MOVE dan Ask Bo. Anda bisa menggunakan fitur Live Chat dengan virtual assistant AskBo melalui aplikasi atau situs web AirAsia.
Untuk menghubungi Customer Service:+62 8218557812 TransNusa di Indonesia, Anda dapat menggunakan beberapa saluran resmi berikut: