Menjalin Silaturahmi, Menebar Seni: Penutupan KKN Internasional UAI Tuban di Malaysia Tinggalkan Jejak Mendongeng dan Tari bagi Anak Pekerja Migran

Reporter: Dahrul Mustaqim

blokTuban.com - Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional Malaysia tahun 2026 resmi berakhir pada Jumat, (24/07/2026). Acara penutupan yang berlangsung haru sekaligus meriah ini digelar di Sanggar Bimbingan (SB) Sungai Mulia, Malaysia, dengan dihadiri oleh 170 peserta didik sanggar, jajaran dewan guru, serta para tokoh penggerak pendidikan migran.

Hadir dalam acara tersebut Pembina Sanggar Bimbingan, Dra. Mimin Mintarsih dan Ustadz Liling Sibromilisi, serta Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dari Universitas Al-Hikmah Indonesia (UAI), Dr. Muhammad Aziz. Kegiatan ini juga menjadi momentum kolaborasi luar biasa dari gabungan mahasiswa tiga perguruan tinggi Indonesia, yakni 7 mahasiswa Universitas Al-Hikmah Indonesia, 2 mahasiswa UIN Sunan Ampel Surabaya, dan 4 mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA).

Dalam sambutannya, Dra. Mimin Mintarsih menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kontribusi mahasiswa, khususnya delegasi dari Universitas Al-Hikmah Indonesia. Beliau mengungkapkan bahwa mahasiswa UAI telah memberikan buah tangan intelektual dan seni yang sangat berkesan bagi anak-anak didik di sanggar.

“Kami mengucapkan terima kasih yang tak terhingga. Khusus bagi mahasiswa Universitas Al-Hikmah Indonesia, mereka telah meninggalkan warisan berharga berupa pengajaran Seni Tari tradisional Indonesia dan Seni Mendongeng menggunakan boneka. Hal ini sangat membantu anak-anak kami mengenal akar budaya mereka dengan cara yang sangat menyenangkan,” ujar Dra. Mimin.

Dra. Mimin juga memberikan kabar gembira bahwa per Juli 2026, tercatat sudah ada sekitar 300 alumni mahasiswa KKN Internasional yang pernah mengabdi di sanggar tersebut. Sebagai bentuk penguatan jejaring, pihak sanggar berencana menggelar Reuni Akbar Alumni KKN Internasional se-Indonesia pada November 2026 mendatang di Yogjakarta (rencananya).

Selaku DPL/Supervisor dari UAI, Dr. Muhammad Aziz menyampaikan terima kasih atas keterbukaan pihak sanggar dalam menerima mahasiswa UAI sebagai bagian dari keluarga besar mereka selama 20 hari terakhir. Beliau juga memohon maaf jika terdapat kekhilafan selama masa pengabdian berlangsung.

“Kami berharap jalinan silaturahmi ini tidak berhenti sampai di sini. Ke depan, Universitas Al-Hikmah Indonesia berkomitmen untuk melanjutkan kolaborasi dalam bentuk riset-riset strategis, terutama terkait manajemen dan tata kelola pendidikan bagi anak-anak pekerja migran Indonesia. Ini adalah isu besar yang harus dikawal secara maksimal oleh akademisi demi masa depan tunas bangsa di luar negeri,” tegas Dr. Aziz.

Puncak acara penutupan ditandai dengan penampilan memukau dari Novi Triwahyuni, mahasiswa Universitas Al-Hikmah Indonesia (UAI), yang memperagakan seni mendongeng menggunakan boneka. Gelak tawa dan antusiasme 170 siswa sanggar memenuhi ruangan saat Novi membawa narasi edukatif yang imajinatif.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 14.00 hingga 16.30 waktu Malaysia ini ditutup dengan sesi nonton film bersama. Suasana kekeluargaan tampak jelas saat para siswa, dewan guru, dan mahasiswa KKN duduk bersanding menikmati tayangan film sebagai kado perpisahan yang manis. Dengan berakhirnya program ini, mahasiswa Universitas Al-Hikmah Indonesia tidak hanya membawa pulang data riset untuk publikasi ilmiah, tetapi juga membawa kenangan mendalam tentang arti pengabdian tanpa batas negara.