FKP UPT SMPN 3 Singgahan Serap Aspirasi Wali Murid untuk Tingkatkan Mutu Pelayanan Pendidikan

Reporter: Dahrul Mustaqim

blokTuban.com - UPT SMP Negeri 3 Singgahan terus menegaskan komitmennya dalam mewujudkan pelayanan pendidikan transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan lingkungan masyarakat. Langkah ini dibuktikan melalui gelaran Forum Konsultasi Publik (FKP) standar pelayanan sebagai wadah dialog konstruktif antara pihak sekolah dengan berbagai elemen pemangku kepentingan yang berlangsung di area sekolah, Jl. Sunan Kalijaga Gomang, Desa Lajo Lor, Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban, Senin (20/7/2026).

Kepala UPT SMP Negeri 3 Singgahan, Sudarto, mengungkapkan bahwa FKP merupakan bagian dari komitmen sekolah untuk membangun pelayanan publik yang terbuka serta berorientasi pada kepentingan masyarakat luas.

"Kami ingin menyelaraskan standar pelayanan pendidikan sekaligus menampung masukan objektif. Hasil FKP ini akan menjadi acuan dalam melakukan perbaikan mutu layanan secara berkala," ujar Sudarto.

Sudarto menambahkan, pelaksanaan forum ini sejalan kebijakan Pemerintah Kabupaten Tuban dan Dinas Pendidikan. Fokus utamanya adalah menghadirkan pelayanan transparan, berkualitas, serta menciptakan lingkungan belajar yang aman dan bebas dari praktik perundungan (bullying).

Ia juga menyebutkan suasana dialog berlangsung hangat lantaran letak sekolah yang berdampingan dengan lingkungan pondok pesantren.

"Alhamdulillah, FKP ini digelar secara bersahaja dan apa adanya. Khas suasana lingkungan yang dekat dengan pesantren, sehingga terasa santai namun tetap penuh keakraban," tambahnya.

Apresiasi datang dari perwakilan wali murid, Supeno. Ia menilai FKP merupakan sarana efektif untuk memperkuat sinergi antara sekolah, pemerintah, dan masyarakat dalam membina karakter generasi muda.

"Pendidikan tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga harus membentuk generasi disiplin, berkarakter, berakhlak baik, serta peduli lingkungan," tutur Supeno. Ia berharap ke depan pelayanan administrasi sekolah semakin cepat dan komunikasi dengan orang tua murid berjalan lebih efektif.

Dari sudut pandang keterbukaan informasi, perwakilan insan media Kabupaten Tuban, Ainur Rofiq, mendorong pihak sekolah untuk mengoptimalkan platform digital sebagai sarana transparansi publik.

"Sekolah perlu mengoptimalkan media sosial dan website resmi. Informasi yang dikemas menarik dan mudah diakses akan memudahkan masyarakat memperoleh data, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap layanan pendidikan," jelas Rofiq.

Menanggapi berbagai masukan dan kritik, Ketua penyelenggara FKP UPT SMPN 3 Singgahan, Abdurahman, memastikan seluruh aspirasi telah dicatat baik untuk ditindaklanjuti dan diteruskan ke dinas pendidikan.

"Saran, masukan, maupun kritik disampaikan dalam FKP akan kami teruskan kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Tuban sebagai bahan perbaikan pelayanan ke depan," ungkap Abdurahman.

Selain menyerap aspirasi baru, forum ini juga menjadi ajang penyampaian evaluasi atas tindak lanjut FKP periode sebelumnya mulai dari inovasi pelayanan, mekanisme pengaduan masyarakat, hingga rencana pengembangan kualitas publik tahun 2026.

"Lewat FKP ini, UPT SMPN 3 Singgahan menegaskan komitmennya untuk membangun budaya pelayanan yang partisipatif, transparan, dan responsif dengan semangat kekeluargaan," pungkasnya. 

Dalam forum tersebut, turut dihadiri perwakilan Akademisi, Komite Sekolah, wali murid, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan (ormas), hingga insan pers Kabupaten Tuban.