Alami Waterloss Sebanyak 2 Kali, Pengeboran Sumur Baru di Grabagan Tuban Gagal Dilakukan

Reporter: Savira Wahda Sofyana

blokTuban.com - Rencana penambahan satu sumur baru di Kecamatan Grabagan, oleh Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Tirta Lestari Kabupaten Tuban, nampaknya tidak berjalan dengan baik. 

Bagaimana tidak, selama berbulan-bulan melakukan pengeboran sumur, justru mengalami gagal kontruksi dan juga Waterloss sebanyak dua kali, meskipun sudah dilakukan relokasi tempat pengeboran dan perpanjangan pengerjaan. 

Direktur PDAM Tirta Lestari Kabupaten Tuban, Slamet Riyadi mengatakan jika pelaksanaan pengeboran sumur di Kecamatan Grabagan, saat ini sudah tidak dapat dilanjutkan. 

baca juga:

- Gagal Konstruksi, Pembangunan Sumur PDAM Tuban di Kecamatan Grabagan Diperpanjang 300 Hari

 

- Setiajit Bakal Bantu Sumur Petani Klengkeng Sugihan

"Untuk pengeboran di Grabagan terjadi waterloss, sehingga pelaksana tidak bisa meneruskan secara teknik, sehingga kita putus kontrak," ujarnya kepada blokTuban.com, Selasa (24/10/2023). 

Kendati demikian, Slamet sapaan akrabnya menjelaskan bahwa pihaknya tidak mengeluarkan biaya sama sekali lantaran PDAM Tirta Lestari tidak mengeluarkan termyn untuk pembayaran. 

Sementara saat disinggung terkait solusi yang ditawarkan kepada masyarakat, terhadap masalah krisis air bersih di Kecamatan Grabagan setelah pengeboran sumur baru gagal dilakukan, pria berkacamata ini mengaku pihaknya akan melakukan pencucian sumur, guna menambah debit air yang keluar.

"Kita adakan pencucian sumur yang ada untuk nambah debet air yang kita distribusikan," bebernya. 

Lebih lanjut, Slamet juga menambahkan bahwa nantinya pengeboran sumur baru akan kembali dilamukan dan dianggarkan pada Tahun 2024 mendatang. 

Oleh karena itu, ia berharap agar nantinya pengeboran sumur baru di tahun mendatang tidak terjadi kendala, sehingga bisa sesuai dengan yang diharapkan bersama. 

"Kita tetap berupaya semaksimal mungkin untuk mancari jalan keluarnya, mohon do'anya semoga pengeboran tahun 2024 nggak ada kendala," katanya. 

Sekedar diketahui, PDAM Tirta Lestari Tuban, telah menyiapkan anggaran sebesar Rp277 juta untuk pembangunan sumur bor di Kecamatan Grabagan tersebut, dengan kurun waktu pengerjaan kurang lebih selama 300 hari. [Sav/Dwi] 

 

 

Temukan konten blokTuban.com menarik lainnya di GOOGLE NEWS