Langkah-langkah Pemerintah Hadapi Varian Omicron

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof. Wiku Adisasmito. (Foto: Istimewa)

Reporter: Edy Purnomo

blokTuban.com - Pemerintah Indonesia sedang serius mendeteksi keberadaan varian baru Corona Omicron. Beberapa langkah diambil setelah badan kesehatan dunia WHO merekomendasi upaya Whole Genome Sequencing (WGS) di kawasan Asian Tenggara.

"Sebagai satu kesatuan, tracing akan dilakukan sesuai prosedur yang ada yaitu mendeteksi orang yang pernah berinteraksi dengan kasus positif yang datang dari luar negeri," Wiku dalam agenda keterangan pers di Graha BNPB, yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Baca Selengkapnya: Langkah Pemerintah Deteksi Omicron, Testing dan Tracing Perjalanan Internasional

Sementara itu, World Health Organization (WHO) menyatakan varian B.1.1.529 atau Omicron pertama kali dilaporkan ke WHO dari Afrika Selatan pada 24 November 2021. Situasi epidemiologis di Afrika Selatan telah ditandai oleh tiga puncak berbeda dalam kasus yang dilaporkan, yang terakhir didominasi varian Delta.

“Dalam beberapa minggu terakhir, infeksi telah meningkat tajam, bertepatan dengan deteksi varian B.1.1.529. Infeksi B.1.1.529 terkonfirmasi pertama yang diketahui berasal dari spesimen yang dikumpulkan pada 9 November 2021,” demikian penjelasan WHO yang dipublikasikan pada Jumat (26/11).

Baca Selengkapnya: WHO Jelaskan Omicron, Kemenkes Minta Masyarakat Tidak Panik