17:00 . Suzuki Baleno Kecelakaan Karambol Libatkan Dua Truk   |   16:00 . Jembatan Glendeng Resmi Ditutup, Pemotor Pilih Jalan Alternatif   |   15:00 . Jokowi Serukan Belanja Produk dan Wisata Dalam Negeri di Peluncuran Gernas BBI   |   14:00 . Hanya 2 Jam, 134 Anak di Tuban Selesai Dikhitan Massal   |   13:00 . PKL Taman Sleko Tuban Diminta Tak Ganggu Pengguna Jalan   |   12:00 . Ketakutan Warga Gesikharjo Sandarkan Kapalnya Dekat Makam Asmoroqondi   |   11:00 . Perbaikannya Habiskan APBD Milyaran Rupiah, Ternyata Ini 3 Alasan Penutupan Jembatan Glendeng Tuban   |   10:00 . Tahun 2022, Pemerintah Targetkan 1 Kematian per 1000 Jemaah Haji   |   09:00 . Wajib Tahu! 3 Aturan Baru Penulisan Nama Pada Dokumen Kependudukan   |   08:00 . Kesadaran Masyarakat Tentang Kesehatan Mulut dan Gigi Rendah, Dokter: Banyak Penyakit Mengintai!   |   17:00 . Pedagang Dari Luar Kota Turut Padati Gerbang Makam   |   16:00 . 2.620 Orang Ikuti Pawai Tarauf Haul Syekh Maulana Ibrahim Asmoroqondi   |   15:00 . PMK Sudah Masuk Tuban, Sampelnya Puluhan Sapi di Desa Wolutengah Kerek   |   14:00 . Usia 19 Tahun Pandai Berbisnis, Pemuda Plumpang Raup Cuan Jutaan Rupiah Setiap Bulan   |   13:00 . Ladang Pertanian di Pesisir Tuban Mendadak Jadi Danau, BMKG Turun ke Lokasi   |  
Sat, 21 May 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Festival Seni Tikungan Tajam Jadi Embrio Kemajuan Budaya Tuban

bloktuban.com | Thursday, 25 November 2021 17:00

Festival Seni Tikungan Tajam Jadi Embrio Kemajuan Budaya Tuban PENTAS : Salah Satu Pengisi Festival Tikungan Tajam saat Tampil (foto : ali)

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com - Warga RT. 04 RW. 09 Desa Plumpang, Kecamatan Plumpang menggelar Festival Seni Tikungan Tajam, pada tanggal 24 hingga 26 November 2021 di kawasan setempat.

Acara tersebut merupakan agenda ketiga yang digelar oleh warga. Awalnya kegiatan ini dipelopori oleh Komunitas Pemuda Bergerak Plumpang (PBP), dan rencnaanya menjadi agenda rutin desa.

Ketua RT.04 RW.09 sekaligus Penggerak Desa Plumpang, Bambang Budiono mengatakan, kegiatan ini merupakan pembukaan dari seluruh rangkaian acara pada tahun 2022 mendatang. Acara akan yang dikemas dalam festival, untuk menuju desa wisata berbasis budaya padi.

Mayoritas warga yang berprofesi sebagai petani sepakat untuk membuat sebuah kesan, bahwa Desa Plumpang khususnya RT.04 RW.09 merupakan desa yang masih menjaga budaya dan tradisi pertanian lama.

Meskipun awalnya komunitas menjadi inisiator Festival Seni Tikungan Tajam, tapi kali ini justru disengkuyung oleh para petani desa setempat. Dapat terlihat mulai dari penataan panggung hingga seluruh persiapan lain, yang banyak dikerjakan oleh para petani secara bergotong royong.

Hal ini yang membuat akhirnya mereka sepakat bahwa Festival Seni Tikungan Tajam, akan dijadikan sebagai agenda rutin tahunan.

"Yang paling istimewa dari kegiatan tahun ini adalah semangat para petani dan sudah mulai merasa memiliki. Sangat menarik perkembangannya untuk diikuti dan akan terus dikembangkan untuk menggali potensi desa.

Sementara itu, Kepala Dusun Desa Plumpang, Parji, mengatakan, Pemerintah Desa sangat mendukung kegiatan ini dan melihat adanya potensi yang bisa dikembangkan untuk mengangkat nama desa.

Melalui kegiatan ini paradigma tentang pelaku seni yang terkesan urakan bisa ditepis oleh para pemuda Desa Plumpang. Lebih dari itu, kegiatan tersebut juga dapat merefleksikan sebuah budaya yang baik terlebih mampu mengedukasi.

Pemerintah Desa juga sudah menganggarkan dana untuk membantu kegiatan ini, meskipun besarannya hanya Rp8 juta rupiah dari Alokasi Dana Desa (ADD). Setidaknya bisa memberikan dukungan baik moral maupun material bagi kegiatan warga yang positif.

Ketua Dewan Kesenian Tuban (DKT), Joko Wahono menilai kegiatan seni di kampung-kampung belakangan sudah mulai bergeliat, sebuah embrio yang positif bagi pemajuan kebudayaan di Kabupaten Tuban.

Selaras dengan hal tersebut saat ini pemerintah juga sedang gencar-gencarnya menggali budaya daerah, sedangkan di Kabupaten Tuban sendiri memiliki banyak potensi yang bisa dikembangkan.

"Adanya potensi-potensi itu bisa menjadi sebuah senjata yang bisa membuat sebuah ledakan kebudayaan karena banyak sekali yang bisa dimunculkan," tutupnya. [ali/ono]

 

Tag : seni, festival tikungan tajam, dewan kesenian tuban



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more