15:00 . Bupati Blora Ziarah ke Makam Tjitrosoman Tuban   |   11:00 . Wacana Difabel Tuban, Terima PKH, Ruang Kreasi, dan Diantar Jemput ke Sekolah   |   10:00 . Bupati Tuban Halindra akan Buat Cekungan di Bekas Galian Tambang   |   09:00 . Kepergok Curi Karet Bekas Belt Conveyor Milik PT. SBI, Dua Warga Sekitar Perusahaan Ditangkap   |   08:00 . Pelajar Tuban Peduli Korban Semeru, Mulai Salat Gaib hingga Galang Dana   |   07:00 . Cara Atasi Lemas dan Ngantuk Habis Sarapan Menurut Ahli Gizi   |   20:00 . Wamendag: Revitalisasi Pasar Rakyat Perkuat Pemulihan Ekonomi Nasional   |   19:00 . Merantau di Tuban, Residivis Asal Jepara Ini Nekat Gondol Motor Temannya   |   18:00 . Peduli Korban Semeru, Pelajar Tuban Salat Gaib dan Galang Dana   |   15:00 . Overkapasitas, Lagi-lagi Lapas Tuban Terima Pindahan 20 Napi Narkoba   |   14:00 . Suhada Erwin Resmi Jabat Dandim 0811 Tuban   |   13:00 . 7 Kali Dipenjara, Warga Merakurak Lagi-lagi Gasak Handphone Tetangga   |   12:00 . Lepas Sambut Dandim 0811 Tuban, Bupati Halindra Ungkap Kenangan Manis Bersama Viliala Romadhon   |   07:00 . 2 Kesalahan Pola Asuh yang Sering Dilakukan Orangtua Zaman Now   |   20:00 . Pemkab, Salurkan Bantuan untuk Korban Gunung Semeru   |  
Thu, 09 December 2021
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Rugikan Konsumen Rp1,5 Miliar, Penjual Kelinci Online Asal Merakurak Dibekuk Polisi

bloktuban.com | Friday, 22 October 2021 14:00

Rugikan Konsumen Rp1,5 Miliar, Penjual Kelinci Online Asal Merakurak Dibekuk Polisi DIAMANKAN : Pelaku Penipuan Jual Beli Kelinci secara Online Diamankan Polisi.(blokTuban/foto : ali)

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com - Seorang penjual kelinci online bernama Giank Muchdian Arifta Putra (28) asal Desa Tuwiri Kulon, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban dibekuk polisi. Ia diduga menipu korbannya sebanyak 50 orang dengan total kerugian Rp1,5 miliar.

Kapolsek Jenu, AKP Rukimin mengatakan caravpenjual kelinci tersebut membuat percaya konsumennya dengan memberi pelayanan terbaik di transaksi pertama dan kedua. Di transaksi ketiga baru dimulai tipu muslihatnya dengan menjual kelinci fiktif melalui sosial media seperti FB dan WA.

"Beli pertama dan kedua lancar. Yang ketiga kalinya baru dimulai penipuannya kepada warga masyarakat khususnya di Kabupaten Tuban," kata Rukimin di kantornya, Jumat (22/10/2021).

Mantan Kapolsek Tambakboyo ini menambahkan, rata-rata korbannya telah tertipu dengan jumlah berbeda. Korban terakhir mengaku telah mengeluarkan uang Rp 3 juta. Sedangkan korban yang lain dikabarkan merugi mulai dari nominal Rp150 juta, Rp180 juta, hingga Rp500 juta.

Setiap korban tertipu bukan hanya sekali, karena pelaku penipuan memberi kepercayaan di awal. Dari 50 korban bila dihitung estimasi kerugiannya mencapai Rp1,5 miliar.

"Selain penipuan pembeli kelinci, pelaku juga menipu teman-temannya melalui investasi untuk bisnis kelinci. Modusnya sama awalnya diberi keuntungan yang menggiurkan tapi akhirnya juga menipu para investornya," imbuhnya.

Sejauhini lanjut Rukimin baru satu korban terakhir yang melaporkan kasus penipuan ke polisi. Korban lainnya warga Jenu ada yang merugi hingga Rp500 juta. Pasal yang diterapkan polisi yaitu 378/372 terkait penipuan dan penggelapan dengan ancaman 4 tahun penjara.

Sementara penjual kelinci online, Giank membenarkan bahwa dirinya ditangkap polisi karena menjual kelinci tapi tidak ada barangnya alias fiktif. Ia memulai berbisnis kelinci sejak tahu  2018.

"Saya menipu teman karena terlilit utang, dengan cara membuat perjanjian kerjasama. Awalnya yang saya tipu memberi Rp20 juta, setelah diberi keuntungan akhirnya korban memberi sampai Rp150 juta," sambungnya.

Giank menghitung jumlah uang hasil penipuannya mencapai Rp2 miliar lebih. Untuk di Kecamatan Jenu jumlah yang ketipu lima sampai enam orang. Di Tuban kota juga ada, di Kabupaten Bojonegoro juga ada yaitu teman yang awalnya menitipkan pakan kelinci yang dijual di rumahnya hingga istrinya jatuh sakit.

Giank mengaku menjual kelinci beberapa jenis seperti kelinci Rex, New Zealand dengan harga Rp300-500 ribu per ekor. Jenis yang peling diminati adalah Rex oleh para korban penipuan. [ali/ono]

 

Tag : penipuan, . penggelapan, jual kelinci



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more