17:00 . Pemkab Tuban Bakal Evaluasi Bansos Lebih Tepat Sasaran   |   16:00 . Jembatan Glendeng Masih Proses Anggaran Lagi?   |   15:00 . Bakpao Buatan Napi Lapas Menggugah Selera   |   14:00 . Tak Terdampak Covid-19, Anak-anak Alihkan BST ke Warga Kurang Mampu   |   07:00 . Awas, Ini Lima Risiko Penyakit Jika Pakai Lipstik Setiap Hari   |   17:00 . Curi Motor di Tuban, Dua Penadah Asal Banyuwangi Dibekuk Polisi   |   16:00 . Tumpukan Ban Bekas Terbakar, Nyaris Merembet ke Bengkel   |   15:00 . Predikat KLA Tuban Naik Jadi Tingkat Madya   |   12:00 . Banyak Warga Miskin Tak Dapat Bansos   |   08:00 . Bigini Landskap Media Digital di Indonesia Versi AMSI   |   07:00 . Lebih Baik Minum Air Panas saat Cuaca Panas, Ini Sebabnya!   |   18:00 . Gandeng Mahasiswa, Kapolres Tuban Bagikan Bansos Kepada Warga Terdampak Covid-19   |   17:00 . Warga Merakurak Meninggal Usai Pesta Miras di Jenu   |   16:00 . Simak Jadwal Dispensasi Perpanjang SIM Yang Habis Masa Berlakunya Saat PPKM   |   15:00 . FPKB DPRD Kritik Kebijakan Bupati Pangkas Anggaran KONI   |  
Sun, 01 August 2021
Jl Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Dua Pelajar SMAN di Tuban Dinobatkan Jadi Duta Anti Narkoba

bloktuban.com | Sunday, 30 May 2021 10:00

Dua Pelajar SMAN di Tuban Dinobatkan Jadi Duta Anti Narkoba

Reporter: Ali Imron/Muhammad Nur Rofiq

blokTuban.com - M. Rafi Edria M. dari SMAN 1 Tuban dan Cinta Amelia Putri A. dari SMAN 1 Tambakboyo dinobatkan sebagai Duta Anti Narkoba tahun 2021 setelah mengungguli 10 finalis lainnya.

Penganugerahan Duta Anti Narkoba Kabupaten Tuban 2021 dilangsungkan di Pendopo Krido Manunggal Tuban dengan menerapkan protokol kesehatan ketat, Sabtu (29/5/2021) malam. Hadir pada kegiatan ini Bupati Tuban, Fathul Huda, Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur, Brigjen Pol Moh. Aris Purnomo, Wabup dan Forkopimda Tuban.

Bupati Tuban, Fathul Huda mengungkapkan pemilihan Duta Anti Narkoba Kabupaten Tuban 2021 sebagai bentuk edukasi perihal upaya pencegahan peredaran dan penyalahgunaan narkoba, terutama generasi muda. Mengingat peredaran narkoba menyasar semua golongan, tidak peduli latar belakang usia, ekonomi dan sosialnya.

Seluruh Duta Anti Narkoba diharapkan menjadi tauladan, mampu mengajak dan menggerakkan warga di lingkungannya, minimal teman-temannya untuk menyelamatkan diri dan orang terdekatnya dari bahaya narkoba. “Kita harus saling mengingatkan terhadap dampak buruk narkoba,” ungkapnya.

Bupati Huda merada prihatinan terhadap peredaran narkoba yang menjerat kelompok usia produktif. Generasi muda yang masih labil secara psikis memiliki hasrat untuk mencoba hal baru dan mudah stres. Kondisi ini harus disikapi dan segera ditangani dengan bijak.

Orang nomor satu di Bumi Wali ini meminta seluruh masyarakat Kabupaten Tuban waspada dan berhati-hati agar tidak masuk dalam bisnis Narkoba. Narkoba menjadi bisnis yang menggiurkan bagi sejumlah kalangan. Bujuk rayu bisnis Narkoba mampu memikat oknum masyarakat untuk terjun terlibat di dalamnya.

Bupati menegaskan Pemkab Tuban bersama BNNK Tuban berkomitmen mewujudkan Kabupaten Tuban Zero Narkoba. Dengan menekan peredaran dan penyalahgunaan Narkoba mampu menurunkan angka kriminalitas, kejahatan, maupun angka kecelakan lalu lintas.

“Capaian ini dapatnya diteruskan di masa-masa berikutnya,” harapnya.

Sementara itu, Kepala BNNP Jatim, Brigjen Pol Moh. Aris Purnomo berharap Duta Anti Narkoba menjadi perpanjangan tangan BNN untuk mengedukasi masyarakat, khususnya generasi millenial agar terhindar dari cengkraman Narkoba. Harapannya, kabupaten Tuban menjadi Tuban Bersih Narkoba.

Waktu lalu, Presiden RI, Joko Widodo menetapkan Indonesia Darurat Narkoba dan War On Drugs. Setiap tahunnya kurang lebih 250 ton Narkoba masuk ke negara Indonesia. Tidak hanya itu, saat ini jenis narkoba kian beragam dan menyasar seluruh lapisan masyarakat.

Seluruh Lembaga Permasyarakatan di Indonesia terdapat Narapida Narkoba. Bahkan di beberapa Lapas sebagian besar penghuninya merupakan Narapidana dari kasus peredaran dan penyalahgunaan Narkoba.

Pada kesempatan yang sama, Kepala BNNK Tuban, AKBP I Made Arjana dalam laporannya menyebutkan Pemilihan Duta Anti Narkoba bertujuan membantu mengedukasi generasi muda Kabupaten Tuban agar bebas dari Narkoba. Sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam menyiapkan generasi muda dan Sumber Daya Manusia yang unggul menyongsong Revolusi Industri 4.0 dan Indonesia Emas. 

Proses pemilihan dimulai dengan tahapan pendaftaran pada 25 Maret - 8 april 2021. Tahapan berikutnya dilakukan seleksi terhadap 100 peserta guna menyaring 12 finalis yang dikarantina 28-29 Mei. Secara bertahap dilakukan pembekalan dan edukasi tentang program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), kemampuan Public Speaking, dan pemanfaatan Media Sosial.

“Aspek dinilai di antaranya kemampuan komunikasi, penguasaan materi, dan kecakapan lainnya,” tandasnya. [ali/col]

 

Tag : Duta, narkoba, bnn

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat