08:00 . Bigini Landskap Media Digital di Indonesia Versi AMSI   |   07:00 . Lebih Baik Minum Air Panas saat Cuaca Panas, Ini Sebabnya!   |   18:00 . Gandeng Mahasiswa, Kapolres Tuban Bagikan Bansos Kepada Warga Terdampak Covid-19   |   17:00 . Warga Merakurak Meninggal Usai Pesta Miras di Jenu   |   16:00 . Simak Jadwal Dispensasi Perpanjang SIM Yang Habis Masa Berlakunya Saat PPKM   |   15:00 . FPKB DPRD Kritik Kebijakan Bupati Pangkas Anggaran KONI   |   14:00 . Hati-hati Calo Plasma Sudah Berkeliaran di Tuban   |   13:00 . Anggaran KONI Dikepras, FPKB Teriak   |   12:00 . Ringankan Beban Warga, Lapas Salurkan 50 Paket Sembako   |   11:00 . Sidak Bansos, Bupati Sorot Kinerja Pendamping, Agen hingga Supplier   |   09:00 . Kapolda Jateng Ajak Warga Pergerakan Jalan Bareng   |   08:00 . Dewan Pers Apresiasi Peluncuran AMSI Crisis Center Covid-19   |   07:00 . Jangan Buka Jendela Saat Cuaca Panas, Ini Anjuran Dokter   |   20:00 . PPKM Level 4: Polisi Bagi Bansos Ke PKL   |   19:00 . Keluarga Besar BMG Tahlil dan Doa Secara Virtual untuk Almarhum Mas Muha   |  
Fri, 30 July 2021
Jl Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Dua Anak Tambakboyo Tenggelam di Pemandian Sumber Silowo

bloktuban.com | Tuesday, 18 May 2021 13:00

Dua Anak Tambakboyo Tenggelam di Pemandian Sumber Silowo

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com - Dua anak asal Desa Kenanti dan Sobontoro, Kecamatan Tambakboyo bernama Faril (14) dan Nova (15) dinyatakan tenggelam sekitar pukul 10.00 Wib di Pemandian Sumber Silowo, Desa Mandirejo, Kecamatan Merakurak pada Selasa (18/5/2021).

Sebenarnya Sumber Silowo telah ditutup delapan bulan lalu karena Pandemi Covid-19. Pengurus wisata juga telah dibubarkan dan di dekat pemandian dipasang banner larangan mandi sementara karena berbahaya.

Kapolsek Merakurak, Iptu Ciput Abidin mengatakan awalnya ada empat anak yang berangkat menuju pemandian Silowo termasuk dua korban yang meninggal dunia. Mereka diduga tanpa ijin mandi di Sumber Silowo dengan kedalaman 2,5 sampai tiga meter.

"Keterangan temannya, dua korban yang tenggelam ini tidak bisa berenang. Dari empat anak tersebut hanya tiga yang renang," ujar Ciput kepada reporter blokTuban.com.

Saat satu anak yang pandai berenang naik ke atas kemudian main Hp, dua korban tersebut tidak ikut naik. Temannya yang tidak melihat korban kemudian mencarinya hingga Dam Merakurak, dan tidak tahu kalau korban masih di dalam air.

Kemudian temannya yang selamat ini diberitahu oleh orang, bahwa dua temannya telah tenggelam akhirnya korban diangkat bersama-sama. Kedua korban tidak bernapas lagi.

"Korban langsung dibawa ke RSUD dr. R. Koesma Tuban untuk diautopsi. Pihak keluarganya juga sudah datang dan ikut menemani korban ke rumah sakit," imbuhnya.

Kapolsek Merakurak dan Kepala Desa Mandirejo telah sepakat untuk memasang garis polisi di Sumber Silowo. Sekaligus memperketat penjagaan dan melarang siapapun mandi termasuk warga lokal.

Ditambahkan Mohammad Efendi (43) Warga Desa Mandirejo, Merakurak bahwa posisi korban saat ditemukan sudah tenggelam di dasar. Korban diduga menerobos pintu atau jalur masuk yang telah lama ditutup.

"Berbahaya mandi di Silowo kalau tidak bisa berenang. Sudah ada peringatannya kedalamannya 2,5 sampai tiga meter," sambungnya.

Diketahui, dalam proses evakuasi korban tenggelam melibatkan petugas Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban, Polisi, Satpol PP, dan warga setempat. [ali/ono]

 

Tag : tenggelam, anak, meninggal

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat