19:00 . Keluarga Besar BMG Tahlil dan Doa Secara Virtual untuk Almarhum Mas Muha   |   18:00 . Menikah Saat PPKM, Kemenag Gratiskan Biaya Swab Catin   |   17:00 . Pemilik Warung Wrong Way Divonis 5 Bulan Penjara   |   15:00 . DPRD Temukan KPM Tak Bisa Cairkan Bansos hingga Sembako Numpuk di Agen   |   14:00 . Baksos dan Jam Malam Berjalan Beriringan di Tengah Pandemi   |   13:00 . Begini Cerita Pilu KPM Asal Plumpang Tidak Menerima BPNT 7 Bulan   |   08:00 . Mas Muha: ‘Petarung Tangguh’ Kembali ke PenciptaNya   |   07:00 . Cuaca Panas Bisa Bikin Lelah Ibu Hamil, Simak Tips Berikut   |   20:00 . AMSI Crisis Center, Wadah Edukasi dan Bantuan Konsultasi Covid-19 Diluncurkan   |   19:00 . Farida Hidayati Bagi Sembako dan Vitamin pada Warga   |   18:00 . Polisi Dalami Temuan Mensos Terkait Penyaluran BPNT di Tuban   |   14:00 . Kapolres dan Dandim Tuban Berangkatkan Tim Relawan Tracer Corona   |   11:00 . Dari Hobi Baca, Wijayanto Punya Usaha Brand Kaos Lokal   |   07:00 . Tips Mengendalikan Emosi dari Psikolog: Jeda dan Atur Napas   |   18:00 . 51 Ton Bantuan Beras Didistribusikan, Kapolres: Harus Tepat Sasaran   |  
Thu, 29 July 2021
Jl Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Gagal Nyaleg, Absen di Paripurna Aktif Kunker

bloktuban.com | Tuesday, 28 May 2019 10:00

Gagal Nyaleg, Absen di Paripurna Aktif Kunker

Reporter: Ali Imron

blokTuban.com - Pileg 2019 menyisakan beragam fakta termasuk di Kabupaten Tuban.

Gara-gara gagal Nyaleg, ada satu dua anggota DPRD Tuban yang sering absen saat rapat Paripurna, tapi masih sering aktif ikut kunjungan kerja (Kunker).

Kondisi tersebut dibenarkan Ketua DPRD Tuban, Miyadi saat dikonfirmasi blokTuban.com, Selasa (28/5/2019). Anggota yang jarang terlihat di Paripurna hanya satu dua, karena banyak yang gagal Nyaleg lainnya juga masih bertanggungjawab dengan tugasnya.

"Mereka yang tidak jadi merasa malu atau sungkan dengan temannya, sehingga tidak berangkat Paripurna," ucap Miyadi.

Selama bulan Ramadan, ruang rapat Paripurna memang terlihat longgar dibanding bulan lainnya. Secara aturan, kuorum paripurna adalah 50+1, artinya jika yang hadir sudah 26 orang maka rapat bisa digelar. Di paripurna Senin (27/5/2019) kemarin yag hadir 31 orang.

Lebih dari itu, jika pengambilan keputusan harus dihadiri 2/3 atau 33 orang. Apabila sudah memenuhi kuorum, paripurna bisa diselenggarakan dan tidak melanggar aturan tata tertib.

"Kami menyayangkan anggota dewan yang tak hadir. Inilah yang menjadi kendala teknis. Mudah-mudahan tugas sampai Agustus berakhir khusnul khotimah," tegasnya.

Untuk sanksi bagi anggota dewan yang absen tidak ada. Kendati demikian, jika tiga bulan berturut-turut tidak mengikuti kegiatan apapun di DPRD baru kena sanksi. Kedua, enam kali berturut-turut tak ikut paripurna baru kena sanksi. [ali/rom]

Tag : dprd, dprd tuban, dewan

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat