19:00 . Perangkat Desa dan Warga Jetak Antusias Ikuti Pelatihan Membatik   |   18:00 . Kemendag Jamin Ketersediaan Beras Selama Tahun 2021   |   16:00 . Katrol PAD Dari Reklame, Satpol PP Tuban Dorong Pemilik Untuk Urus Ijin   |   15:00 . Kejurprov Kickboxing Jatim 2021, Tuban Raih 3 Emas Dan 2 Perunggu   |   14:00 . SATPOL PP Tuban Tertibkan Reklame & Baliho Liar   |   10:00 . Satpol PP Tuban Tertibkan Reklame Tak Berizin   |   09:00 . Ajarkan Cintai Bumi, Sobat Bumi USB Gelar Edukasi dan Aksi Tanam Pohon   |   08:00 . Pengin Tahu ? Ini Tujuh Hal yang Mendorong Produk Lokal Berkembang di Era Digital   |   07:00 . Tingkatkan Kesehatan Tubuh dan Mental, Konsumsi 5 Makanan Ini!   |   17:00 . Berikut Tujuh Hal yang Dorong Produk Lokal Berkembang di Era Digital   |   15:00 . Polisi Selidiki Maling Kotak Amal di Masjid yang Terekam CCTV   |   14:00 . Cara Cepat Raih Keuntungan Lebih Banyak dalam Pembibitan Ikan Lele   |   13:00 . Hadir di Wisuda Sarjana IAINU Tuban, Begini Pesan Gus Reza   |   12:00 . Ulang Tahun blokTuban.com ke-6, CEO BMG Resmi Launching Tuban Digital Forum   |   11:00 . Visi Misi Bupati Tuban Halindra Berjalan, Petani Kolonial Mulai Produksi Pupuk Sendiri   |  
Thu, 02 December 2021
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Gagal Nyaleg, Absen di Paripurna Aktif Kunker

bloktuban.com | Tuesday, 28 May 2019 10:00

Gagal Nyaleg, Absen di Paripurna Aktif Kunker

Reporter: Ali Imron

blokTuban.com - Pileg 2019 menyisakan beragam fakta termasuk di Kabupaten Tuban.

Gara-gara gagal Nyaleg, ada satu dua anggota DPRD Tuban yang sering absen saat rapat Paripurna, tapi masih sering aktif ikut kunjungan kerja (Kunker).

Kondisi tersebut dibenarkan Ketua DPRD Tuban, Miyadi saat dikonfirmasi blokTuban.com, Selasa (28/5/2019). Anggota yang jarang terlihat di Paripurna hanya satu dua, karena banyak yang gagal Nyaleg lainnya juga masih bertanggungjawab dengan tugasnya.

"Mereka yang tidak jadi merasa malu atau sungkan dengan temannya, sehingga tidak berangkat Paripurna," ucap Miyadi.

Selama bulan Ramadan, ruang rapat Paripurna memang terlihat longgar dibanding bulan lainnya. Secara aturan, kuorum paripurna adalah 50+1, artinya jika yang hadir sudah 26 orang maka rapat bisa digelar. Di paripurna Senin (27/5/2019) kemarin yag hadir 31 orang.

Lebih dari itu, jika pengambilan keputusan harus dihadiri 2/3 atau 33 orang. Apabila sudah memenuhi kuorum, paripurna bisa diselenggarakan dan tidak melanggar aturan tata tertib.

"Kami menyayangkan anggota dewan yang tak hadir. Inilah yang menjadi kendala teknis. Mudah-mudahan tugas sampai Agustus berakhir khusnul khotimah," tegasnya.

Untuk sanksi bagi anggota dewan yang absen tidak ada. Kendati demikian, jika tiga bulan berturut-turut tidak mengikuti kegiatan apapun di DPRD baru kena sanksi. Kedua, enam kali berturut-turut tak ikut paripurna baru kena sanksi. [ali/rom]

Tag : dprd, dprd tuban, dewan



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more