10:00 . Berakhir 5 Juni 2022, Segera Daftarkan Diri di Program Kampus Mengajar Angkatan 4   |   09:00 . Subsidi Minyak Goreng Berakhir 31 Mei, Tiga Pilar Jatirogo Cek Stok di Pasar Tradisional   |   08:00 . Bahaya Makan Mie Instan yang Perlu Diwaspadai, Hindari Mengonsumsinya Terlalu Sering   |   18:00 . Sejumlah Nelayan Palang Nekat Melaut Meski Ancaman Ombak Tinggi   |   17:00 . Info Grafis : Fakta Banjir Rob di Tuban   |   16:00 . 593 CJH Latihan Manasik Haji di Lapangan Perumdin SIG Ghopo Tuban   |   15:00 . Wabah PMK Merebak, Penjualan Daging Sapi di Plumpang Masih Stabil   |   14:00 . Waspada! Angka Kasus PMK di Tuban Naik, Sapi Terinfeksi Menyebar di 14 Kecamatan   |   13:00 . Jasad Nelayan Lamongan Ditemukan Mengapung di Perairan Tuban, Ini Identitasnya   |   12:00 . 5 Perguruan Silat Jenu Komitmen Ciptakan Suasana Kondusif di Kawasan Industri   |   11:00 . Sesalkan Pembangunan Jembatan Glendeng Buru-buru, KNPI: Pemkab Tuban Rugikan Pengguna Jalan   |   10:00 . Sampah Meluber Pasca Banjir Rob, Pedagang di Pantai Magrove Tuban Mulai Bersih-bersih   |   09:00 . Fasilitas Olahraga di Tuban Rusak Diterjang Ombak, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta   |   08:00 . Ini Keunggulan Bumbu Dapur Menjadi Bahan Herbal Sebagai Obat Batuk   |   19:00 . Kandang Rusak Diterjang Banjir Rob, Peternak Ayam Aduan Rugi Rp10 Juta   |  
Fri, 27 May 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Pensiun dari Jalanan, Anak Punk di Tuban Pilih Mondok

bloktuban.com | Sunday, 26 March 2017 10:00

Pensiun dari Jalanan, Anak Punk di Tuban Pilih Mondok

Reporter: Mochamad Nur Rofiq
 
blokTuban.com - Beberapa anak punk yang biasanya eksis dengan gaya metalnya di persimpangan jalan atau mengamen di angkutan umum memilih mondok dan pensiun sebagai Anjal.
 
Salah satu di antaranya Umam, Anjal asal Bulakamba, Brebes Jawa Tengah itu, menyatakan pensiun di hadapan Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Qur'an, Kedungjambangan, Bangilan, Tuban , Kiai Sholikul Hadi beberapa waktu lalu.
 
Remaja yang lahir 21 tahun silam itu, berniat mengakhiri kehidupan di jalanan setelah bertemu Ainul Yaqin remaja yang juga putra pengasuh pondok. Umam merasa tentram setelah mengenyam ilmu agama dan kemasyarakatan di pondok tersebut.
 
"Seneng bisa bantu saat ada kegiatan di masyarakat, selain itu hati terasa tentram diajakin shalat. Kapan lagi bisa seperti ini?," kata pria yang hanya lulus sekolah dasar itu.
 
Umam berkisah, dirinya hidup di jalanan sejak dua tahun silam. Berbagai kota ia singgahi. Mulai dari kota-kota besar di Sumatra, Jawa, dan Bali. 
 
Ketika ditemui blokTuban.com di pondok yang berada di jalan raya Jatirogo-Bojonegoro itu menyatakan, tidak ingin dipandang kotor orang lain. Meski hidup di jalan sejatinya mereka juga masih memiliki sikap.
 
"Kita juga seperti orang pada umumnya dan bisa berubah kapan saja, sesuai kehendakNya," tutur dia dengan logat ngapaknya.
 
Ia juga berniat semampunya akan belajar Alquran dan kitab-kitab agama Islam. Ditegaskan Umam, selama masih dengar suara adzan ia akan berusaha ngaji terus.
 
Selain menuntut ilmu ia juga mencari uang, meski hanya ngamen. Sebab dirinya tidak mau merepotkan Pak Kiai terus menerus.
 
"Mending jual suara berkarya sebisanya, daripada nyuri merugikan orang lain," tegasnya.
 
Senada juga dituturkan Muhtarul Kahfi (18) asal Mertasinga, Cilacap. Setelah hampir satu bulan di pondok ia mengaku sudah betah belajar ilmu agama di desa. Sebelumnya, remaja yang pernah bekerja di Kota Jambi itu, hidup di jalanan hampir satu tahun.
 
Ketika disinggung alasan memilih mondok, Kahfi begitu ia disapa mengatakan, memiliki keinginan kuat untuk berubah. Sebab ia merasa tidak akan selamanya muda terus dan hidup tanpa arah di jalanan.
 
"Usia pasti akan tua, ingin merubah diri," tukas remaja lulusan SMP itu.
 
Sebelumnya Anjal yang pernah menduduki kota Surabaya, Lumajang, Sidoarjo, Gresik, Bali, dan Sumatra itu berniat tidak pulang dan berharap orang tua di rumah ikut mendoakannya. Ia ingin menekuni ilmu agama dan enggan turun lagi di jalan.
 
"Semoga diberikan keberhasilan, untuk keluarga di rumah semoga didoakan," harapnya. [rof/col]

Tag : mondok, punk, anak



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 25 May 2022 14:00

    PDKI Terus Kawal Pembangunan Industri di Tuban

    PDKI Terus Kawal Pembangunan Industri di Tuban Tuban merupakan rumah bagi industri besar skala nasional dan multinasional didalamnya. Sepanjang tahun 2020 realisasi penanaman modal asing (PMA) di Tuban mencapai 5,9 triliun rupiah yang menempatkan Tuban sebagai penyokong...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more