Program 1 Village 1 Product Masih Jauh Dari Harapan

Reporter: Mochamad Nur Rofiq

blokTuban.com – Program 1 Village 1 Product (Satu Desa Satu Produk) yang dikampanyekan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT), tampaknya masih jauh dari harapan. Pasalnya, program tersebut masih cukup sulit untuk direalisasikan.

Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Kasi PMD) Kecamatan Bangilan, Slamet Eko Sunaryo menyatakan, dana desa yang dikucurkan pemerintah masih diprioritaskan untuk pembangunan infrastruktur desa.

“Dana Desa (DD) yang masuk ke rekening masing-masing desa, rata-rata pencairannya untuk pembangunan infrastruktur desa,” ujarnya, Rabu (19/10/2016).

Padahal, DD yang dikucurkan pemerintah punya manfaat besar. Kata dia, 14 desa yang ada di Kecamatan Bangilan belum ada yang memprioritaskan penggunaan DD untuk membangun sektor kewirausahaan. Program 1 Village 1 Product oleh pemerintah, dinilai memang efektif untuk meningkatkan kesejahteraan warga pedesaan. Program ini dapat meningkatkan taraf perekonomian pedesaan menjadi desa mandiri. Karena itu, dana desa yang dikucurkan pemerintah diharapkan diprioritaskan untuk membangun sektor kewirausahaan.

Pemerintah juga berharap, dana desa yang digulirkan tahun ini diprioritaskan untuk pembentukan badan usaha milik desa atau BUMDes. Karena keberadaan BUMDes akan sangat membantu dalam meningkatkan taraf perekonomian desa dan perwujudan Program 1 Village 1 Product.

“Melihat perkembangan desa saat ini kemungkinan butuh waktu 3 tahun, bisa semua terealisasi,” pungkasnya. [rof/rom]