Penjual Kembang Mulai Padati Pasar Tradisional

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Penjual kembang mulai padati pasar wage tradisional di Kecamatan Grabagan, Kabupaten Tuban, hal ini mengingat sebentar lagi warga Kecamatan Grabagan bahkan seluruh umat muslim akan memasuki bulan suci ramadan.

Sudah sesuai tradisi turun-temurun sebelum menjalankan ibadah puasa warga mulai membersihkan, dan mendoakan para ahli kuburnya, sekaligus melakukan penyekaran atau menabur kembang dipemakaman.

Salah satu penjual bunga yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan, menjual kembang ini telah dilakukan beberapa tahun yang lalu, semakin mendekati bulan suci ramadan penjual yang lain dan pembeli mulai ramai.

"Hal itu dikarenakan pasar wage ini merupakan salah satu pasar di Kecamatan Grabagan yang tidak setiap hari pasaran, oleh sebab itu para pembeli ramai," ujarnya kepada blokTuban.com, Jumat (3/6/2016).

Penjual lain asal Kecamatan Rengel Yati (44) mengaku ia menjual beberapa kembang, yakni Kembang Kenongo, Kembang Wangi, Kembang Mawar dan Boreh. Setiap satu bungkus kembang yang dibungkus daun pisang para pedagang kembang menjualnya Rp1000.

"Setiap bungkus, sesuai permintaan kembang apa dari pembeli saya hargai Rp1000, dan bila ramai seperti ini dalam sehari saya bisa mendapatkan Rp100 ribu," kata Yati.[hud/ito]