19:00 . Banjir Rob Terjang 5 Kecamatan, BPBD: Kami Lakukan Penanganan Sementara   |   18:00 . Sengketa Tanah di Desa Tuwiri Wetan, Ini yang Dilakukan Pengadilan Negeri Tuban   |   17:00 . Seniman Internasional Ikuti Pameran Drawing SMK TJP Tuban   |   16:00 . Bukan Kelas Inspirasi Biasa, Pimpinan Daerah Tuban Beri Motivasi 200 Siswa untuk Meraih Cita-citanya   |   15:00 . Razia Narkoba Dadakan, Petugas Malah Temukan Obeng hingga Baterai Milik Napi Lapas Tuban   |   14:00 . Tidak Ada Tanggul Pemecah Ombak, Gelombang Tinggi Rusak Rumah Warga Pesisir Tuban   |   13:30 . Kondisi Banjir ROB Tuban   |   13:00 . Indonesia dan Jepang Bahas Pengembangan Ekonomi Kawasan, Apa Goalnya?   |   12:00 . Begini Cara Polres Tuban Kembalikan Kondisi Psikologis Anggotanya Pasca Ops Ketupat Semeru   |   11:00 . Pulihkan Ekonomi Dunia, Mendag Serukan Kembali ke Perdagangan   |   10:00 . BMKG Tuban Imbau Masyarakat Tidak Beraktivitas di Pesisir Pantai!   |   09:00 . Banjir Rob Terjang Pesisir Kabupaten Tuban, BMKG Prediksi Hingga 25 Mei   |   08:00 . Hati-hati! Orang Dewasa Muda Dengan Pradiabetes Lebih Besar RIsiko Alami Serangan Jantung   |   18:00 . Perlu Sinergi Indo-Pasifik dengan ASEAN BANGKOK   |   17:00 . 333 Warga Nahdliyin Tuban yang Kesulitan Membaca Dapat Kacamata Gratis   |  
Wed, 25 May 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Pengangguran di Desa Ring 1 Holcim Capai 50 Persen

bloktuban.com | Friday, 15 January 2016 17:00

Pengangguran di Desa Ring 1 Holcim Capai 50 Persen

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Meski termasuk dalam desa ring 1 PT.Holcim Indonesia, namun di Desa Merkawang, Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban namun masih terdapat beberapa warganya yang berusia produktif tidak bekerja.

Sekretaris Desa (Sekdes) Merkawang Arifin mengatakan, pengangguran yang berada di Desa Merkawang masih mencapai 50 persen. Hal ini sangat besar bagi Desa yang termasuk salah satu ring 1 perusahaan besar.

"Hal itu dikarenakan di Desa Merkawang tidak ada pekerjaan selain itu. Apalagi, parekrutan di PT. Semen Indonesia terbatas. Selain itu warganya minim dalam Keahlian dan Skill," ujarnya, Jumat (15/1/2016).

Arifin menambahkan, dari angka pengangguran yang masih mencapai 50 persen, 50 persen sisanya merupakan pekerja serabutan. "Kalau harapan dari desa usia produktif bisa direkrut," harapnya.

Sebelumnya pelatihan-pelatihan telah dilakukan oleh PT. Holcim Indonesia, namun belum ada kelanjutanya. Untuk mengurangi besarnya angka pengangguran, Pemdes Merkawang berharap pemberdayaan melalui pelatihan terus diberikan kepada warga desa setempat.

"Harapannya pemberdayaan melalui pelatihan- pelatihan terus dilakukan oleh Holcim agar warga dapat berwirausaha," pungkas Arifin. [hud/lis]

Ilustrasi: jogja.tribunnews.com

Tag : holcim, pengangguran, desa, ring



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more