Skip to main content

Category : Tag: Rengel


Banjir Sampah di Jalan Rengel

Hati-Hati, Pengguna Jalan Bisa Tergilincir

Sampah yang membanjiri Jalan Raya Rengel, Minggu (22/11/2015), membuat pengguna jalan memilih cukup hati-hati. Sebab, kalau tidak waspada bisa tergelincir atau jatuh karena terpeleset sampah. Tampak, dari dua arah warga mengimbau pengguna jalan pelan-pelan.

Hujan, Banjir Sampah di Jalan Rengel

Hujan yang mengguyur cukup lebat di sekitar Kecamatan Rengel, Minggu (22/11/2015), membuat jalanan digenangi air. Yang mengagetkan pengguna jalan, Jalan Raya Rengel, tepatnya di selatan Pasar Rengel, banyak sampah berserakan ke jalan.

Hujan Jadi Ancaman Pengrajin Gerabah

Saat para petani menunggu hujan untuk mengairi sawah, tidak demikian dengan para perajin gerabah di Dusun Jetis, Desa Ngadirejo, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban. Sebab, saat hujan telah turun dan kebanyakan diikuti Bengawan Solo yang meluap.

Akhir Pekan, Goa Ngerong Ramai Pengunjung

Setiap akhir pekan, wisata Goa Ngerong jadi destinasti lokal yang tidak menecewakan. Banyak pengunjung yang menghabiskan akhir pekan di goa ini. Meski pengunjung didominasi warga sekitar, tidak jarang pengunjung datang dari luar daerah.

Pesona Keindahan Goa Ngerong

Jika pada umumnya goa menawarkan keindahan stalaktit dan stalakmit, berbeda dengan Goa Ngerong. Goa yang berlokasi di Desa dan Kecamatan Rengel ini memiliki pemandangan tak lazim.

Pengrajin Gerabah Butuhkan Mesin Penggiling

Bahan dasar untuk membuat gerabah adalah tanah liat. Warga pengrajin gerabah Dusun Jetis, Desa Ngadirejo, Kecamatan Rengel memanfaatkan tanah liat di lingkungan sekitar tinggal. Tetapi kemudahan mendapat bahan, tidak dibarengi dengan pemenuhan alat penggiling tanah liat.

Perabot Gerabah Sepi Peminat

Perabotan rumah tangga kini banyak didominasi dari bahan plastik, sehingga perabot berbahan tanah liat atau disebut gerabah sepi peminat. Tak hayal pengrajin asal Dusun Jetis, Desa Ngadirejo, Kecamatan Rengel, mengeluhkan pembeli yang mulai meninggalkan perabot gerabah.

Menjelang Masyarakat Ekonomi Asean (MEA)

Takut Kalah Bersaing, Pedagang Rengel Resah

Walaupun belum berdampak langsung hingga ke pedesaan, keberadaan pasar besar atau biasa disebut Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) dalam waktu dekat mulai dikhawatirkan pedagang. Terutama yang berada di pasar-pasar tradisional. Mereka ternyata juga mengikuti perkembangan ekonomi melalui saluran televisi maupun media online.