Apa Penyebab Suhu Udara di Tuban Panas?
Beberapa hari terakhir suhu udara di Tuban mengalami peningkatan mencapai 40 derajat celcius pada siang hari. Badan Meterologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kabupaten Tuban, mengungkapkan penyebabnya.
Beberapa hari terakhir suhu udara di Tuban mengalami peningkatan mencapai 40 derajat celcius pada siang hari. Badan Meterologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kabupaten Tuban, mengungkapkan penyebabnya.
Cuaca panas yang melanda wilayah Kabupaten Tuban mengakibatkan peternak ayam potong di Kelurahan Widengan, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban terancam merugi.
Suhu udara sebagian besar wilayah Kabupaten Tuban pada siang hari bisa mencapai 30° hingga 40° atau lebih. Keadaan tersebut jelas saja membuat siapapun yang beraktivitas di luar rumah mengalami dehidrasi.
Badan Meteorologi, Klimotologi dan Geofisika (BMKG) Kabupaten Tuban, menyampaikan hari ini, Jumat (11/10/2019) merupakan hari tanpa bayangan.
Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Kelas II Tanjung Perak Surabaya, hari ini mengeluarkan peringatan gelombang tinggi untuk tiga hari kedepan mulai 29-31 Agustus 2019. Tercatat ada tujuh wilayah laut dan perairan yang berpeluang terjadi gelombang sampai empat meter.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Maritim Perak Surabaya pada Jumat (23/8/2019), telah mengeluarkan rilis peringatan gelombang tinggi di Kabupaten Tuban.
BMKG mengeluarkan prakiraan ketinggian gelombang lima hari ke depan mulai tanggal 19-23 Juli 2019. Untuk wilayah Perairan Utara Kabupaten Tuban ketinggian gelombang berkisar antara 1.5 - 3.0 meter.
Dalam lima hari kedepan ombak atau gelombang laut diprakirakan mencapai dua sampai lima meter. Untuk wilayah Perairan Utara Tuban ketinggian gelombang mengalami peningkatan mulai tanggal 4 Juli 2019 mencapai 2,5 meter.
Pada saat ini sebagian wilayah Jawa Timur memasuki musim kemarau. Saat kemarau inilah berhembus angin Muson Timur-Tenggara yang membawa massa udara dari Benua Australia yang bersifat dingin dan kering.
BMKG kembali mengeluarkan peringatan dini potensi gelombang tinggi di Laut Utara Jawa bagian Timur. Gelombang tinggi 1,25-2,5 meter berpeluang terjadi mulai 10-13 Juni 2019 pukul 07.00 Wib.