Jangan Lengah, Tuban Kembali Zona Merah
Ledakan kasus baru Covid-19 di Kabupaten Tuban belakangan ini berakhir dengan status zona merah. Artinya di wilayah Bumi Wali, sebaran virus beresiko tinggi.
Ledakan kasus baru Covid-19 di Kabupaten Tuban belakangan ini berakhir dengan status zona merah. Artinya di wilayah Bumi Wali, sebaran virus beresiko tinggi.
Kabupaten Tuban sekarang kembali berstatus oranye atau resiko sebaran Covid-19 sedang. Seluruh stakeholder membantu Pemerintah untuk menurunkan angka kematian maupun kasus baru Covid-19, Rabu (4/11/2020).
Tiga orang di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tuban tercatat terkonfirmasi positif Covid-19. Dua anggota dewan dan satu orang staf.
Kasus penularan virus Covid-19 di Kabupaten Tuban belum melandai. Setelah dua anggota TNI Kodim 0811 positif, kini giliran dua pejabat Kecamatan Senori terpapar virus tersebut.
Dua anggota Kodim 0811 Tuban dinyatakan positif Covid-19, usai mengikuti latihan militer di Jember beberapa waktu lalu. Kedua anggota tersebut langsung diisolasi mandiri di rumahnya masing-masing.
Direktur RSUD dr. Koesma Kabupaten Tuban dr. Syaiful Hadi menyampaikan, telah melakukan tracking terhadap sejumlah tenaga medis yang pernah mempunyai kontak erat dengan dr. DE.
Jajaran Polres Tuban bersama Kodim 0811, Pengadilan Negeri, Kejaksaan Negeri serta dari unsur Pemkab Tuban melaksanakan Operasi Yustisi Penegakkan Hukum Protokol Kesehatan (Prokes) di kawasan perbatasan Tuban-Lamongan turut Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban, Rabu (21/9/2020).
Sebaran penularan Covid-19 di Kabupaten Tuban masih cukup menghawatirkan. Satu lagi, Puskesmas Pembantu Remen di Kecamatan Jenu ditutup setelah satu petugasnya terpapar virus.
Satgas Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Kabupaten Tuban melakukan monitoring dan evaluasi (monev) penerapan Protokol Kesehatan (Prokes) di sejumlah pasar tradisional di wilayah Kecamatan Palang.
Jumlah kasus konfirmasi positif bertambah lima orang. Pasien positif Covid-19 terbanyak berasal dari Kecamatan Tuban.