Festival Dandang Kencono Siap Semarakkan Kembali Hari Jadi Kota Tuban November Mendatang

Reporter : Leonita Ferdyana Harris

blokTuban.com – Memiliki sejarah yang menarik, Desa Prunggahan Wetan, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban dikenal juga sebagai desa budaya yang menjadi tempat tumbuh banyak seniman. Hal tersebut terbukti dari suksesnya kegiatan Festival Dandang Wacono pada tahun 2022 lalu di mana seluruh lapisan masyarakat turut berpartisipasi menjadi penghibur dan pelakon. 

Festival Dandang Wacono sendiri adalah perayaan yang dibuat oleh pemdes setempat sebagai ikon desa yang dilestarikan. Pada kisahnya, Dandang wacono atau dikenal sebagai Ki Ageng Papringan merupakan seorang tokoh sentral yang menjadi pelaku sejarah kemunculan nama Tuban sekaligus Bupati pertama Kota Tuban yang kini makamnya berada di desa Prunggahan wetan pula.

Diadakannya kegiatan ini memiliki maksud untuk memperingati serta senantiasa mengingat perjuangan jasa-jasa dari R.A Dandang Wacono selaku leluhur kota Tuban. Pemdes juga bermaksud untuk mengenalkan sejarah kota terhadap kawula muda agar sejarah tersebut tidak hilang ataupun terlupakan.

Setelah tahun lalu mendapatkan antusiasme yang meriah, tahun ini dengan diketuai Bapak Herman, festival Dandang Wacana akan dilaksanakan kembali. Acara akan dilaksanakan berkelanjutan mulai tanggal 12-18 November 2023 dengan rentetan kegiatan sebagai berikut.

Karnaval budaya tanggal 12 November yang akan dihadiri bapak Bupati beserta wakil, Bazar UMKM di tanggal 14-17 November, Penampilan campursari di 15 november, pengajian umum tanggal 16 November, Hiburan tarling tanggal 17 November, dan ditutup dengan pagelaran wayang kulit tanggal 18 November sebagai malam puncak.

Kantor Desa Prunggahan Wetan, Kecamatan Semanding  Kabupaten Tuban. (Foto: Leonita Ferdyana Harris/ bloktuban)

“Tahun lalu, yang nonton sampai gaada warga desa prunggahan sendiri karena seluruh warganya sudah jadi lakon, penontonnya malah dari desa-desa lain,” ujar salah seorang Perangkat Pemerintah Desa Prunggahan Wetan, Herman (60).

Menurutnya, pawai budaya ini akan melewati beberapa desa lain seperti prunggahan kulon. Kegiatan ini diagendakan akan berlangsung meriah karena telah dipersiapkan sedini mungkin oleh seluruh lapisan masyarakat di Desa Prunggahan Wetan.

“Kalau sempat, acara ini akan digabung dengan Desa Prunggahan Kulon juga tapi belum pasti. Yang pasti, kegiatan ini akan dilaksanakan sebagai bentuk perayaan masyarakat di hari jadi tuban bulan November besok, anggaran sudah ada bahkan latihan juga sudah dimulai dari beberapa bulan lalu," tutupnya. [Leo/Dwi]

*Penulis merupakan mahasiswa aktif Universitas Trunojoyo Madura (UTM) yang magang di media blokTuban.com.

 

Temukan konten blokTuban.com menarik lainnya di GOOGLE NEWS