Pemkab Tuban Klaim QRIS Tekan Potensi Kebocoran Serapan Pendapatan Daerah

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com - QRIS telah diluncurkan untuk 15 Retribusi Daerah di Kabupaten Tuban. Peluncuran QRIS tersebut, diklaim oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban mampu menekan kebocoran serapan pendapatan daerah. 

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Kabupaten Tuban, Drs. Teguh Setyobudi. Hadirnya QRIS mempermudah pelayanan pada beberapa OPD yang memiliki retribusi. Pemanfaatan layanan QRIS akan mengurangi potensi kebocoran penyerapan pendapatan daerah. 

"Penerimaan pendapatan daerah kian meningkat dari berbagai sektor yang ada," ujar Teguh, Rabu (21/12/2022). 

Peluncuran QRIS kali ini menandai 15 Retribusi Daerah di Kabupaten Tuban telah memiliki kanal pembayaran digital. Adapun plakat barcode virtual account secara simbolis diserahkan Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky kepada lima Kepala OPD, diantaranya Kepala Dinas Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) untuk QRIS Retribusi Pelayanan Kesehatan – Puskesmas.

Lalu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) untuk QRIS Retribusi Penyediaan Tempat Pelelangan; Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) untuk QRIS Retribusi Penyediaan Pelayanan Parkir di Tepi Jalan Umum; Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopumdag) untuk QRIS Retribusi Pelayanan Pasar dan Kios; dan Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang, Perumahan Rakyat Dan Kawasan Permukiman (PUPRPRKP) untuk QRIS Retribusi Pemakaian Laboratorium.

Baca juga:

Pertanian Dominasi Lapangan Kerja Utama di Tuban, Disusul Sektor Jasa dan Manufaktur

Kepala Bank Jatim Cabang Tuban, Suyatno mengatakan QRIS menjadi salah satu produk Bank Jatim untuk memberikan kemudahan bagi penggunanya berupa layanan pembayaran non-tunai. Peluncuran QRIS pada beberapa retribusi untuk mendukung program pemerintah mengoptimalkan pendapatan daerah. Masyarakat tidak harus datang ke kantor Bank Jatim untuk bertransaksi. 

“Masyarakat dapat membayar pajak, retribusi maupun pembayaran lainnya dengan lebih mudah, hanya dengan memanfaatkan gawainya,” katanya. 

Suyatno menyatakan Bank Jatim Cabang Tuban berkomitmen meningkatkan pelayanan digital, salah satunya mengakomodir sektor UMKM dan pariwisata di Kabupaten Tuban.

Sedangkan Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky mengungkapkan peluncuran QRIS kali ini sebagai upaya mengoptimalkan penerimaan daerah dengan memberikan alternatif kanal pembayaran retribusi untuk lebih memudahkan warga masyarakat. Sehingga mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Tuban.

Lindra menjelaskan peningkatan pendapatan dan penerimaan daerah diharapkan mampu mendukung masifnya program pembangunan di Kabupaten Tuban di berbagai aspek. Selanjutnya, pengelolaan PAD akan mengedepankan konsep transaparansi dan akuntabel. 

“Sehingga meningkatkan trust atau kepercayaan masyarakat,” ungkapnya.

Bupati menekankan Pemkab Tuban terus bersinergi dengan semua pihak, salah satunya Bank Jatim Tuban, untuk menyukseskan program pembangunan. Menurutnya, kolaborasi lintas sektoral akan mendukung percepatan pembangunan. Pada akhirnya masyarakat dapat merasakan manfaat dari berbagai program pembangunan. [Ali]

 

Temukan konten blokTuban.com menarik lainnya di GOOGLE NEWS