08:00 . 3 Hal Penting Urusan Hutang-Piutang dalam Islam   |   19:00 . Hujan Deras Akibatkan Longsor di Banyuurip Tuban   |   18:00 . Lirik Lagu Dreamers - Jungkook (BTS) Feat Fahad Al Kubaisi OST Piala Dunia 2022 dan Terjemah   |   17:00 . Warga Tuban Dikagetkan Seekor Ular Piton di Depan Rumahnya   |   16:00 . Cabor Kick Boxing Tuban Sabet 16 Medali di Usia yang masih muda   |   15:00 . Jelang Nataru, TPID Tuban Lakukan Pengawasan Kenaikan Harga Sembako di Pasar Baru Tuban   |   14:00 . Meriahkan Hari Jadi Tuban Ke-729, Puluhan Tukang Becak Ikuti Lomba Ketangkasan   |   13:00 . Hobi Diecast yang Menghasilkan Cuan, Pemuda Asal Tuban Buka Jasa Modifikasi Mobil Miniatur   |   12:00 . UMK Tuban Dipastikan Naik Tahun Depan   |   11:00 . 10 Organisasi Profesi di Tuban Tolak Ruu Kesehatan, Ini Bunyi Tuntutannya   |   10:00 . PLN Adakan Peningkatan Keandalan Listrik pada 2 Kecamatan di Tuban 1 Desember 2022 Mendatang   |   09:00 . Trend Harga Emas Antam Turun, Hari ini 29 November 2022 Dibandrol Rp977.000 Per Gram   |   08:00 . Doa Supaya Selamat dari Segala Bencana dan Mara Bahaya   |   18:00 . Sosiawan Leak Tour ke Tuban, Antusias Berpuisi Tinggi   |   17:00 . Sinopsis Film Argantara yang Dibintangi Aliando dan Natasha Wilona   |  
Wed, 30 November 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Sumur Gas Tuban

Dua Desa Rebutan Proyek Gas, Bupati Tuban: Camat Mampu Menjaga Iklim Investasi Gas

bloktuban.com | Wednesday, 22 June 2022 11:00

Dua Desa Rebutan Proyek Gas, Bupati Tuban: Camat Mampu Menjaga Iklim Investasi Gas Bupati Lindra akhirnya merespon dua desa di Merakurak yang rebutan proyek gas. (dok.blokTuban.com)

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com - Desa Sambonggede dan Sumber, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban sampai sekarang masih berselisih dan rebutan proyek Gas Sumber. Keduanya belum menemui titik sepakat pembagian prosentase baik pekerjaan hingga tenaga kerja, Rabu (22/6/2022). 

Informasi dari lapangan, Pemerintah Desa Sambonggede sejak awal meminta bagian 70:30 dari proyek Gas Sumber yang sekarang dioperatori Pertamina Hulu Energi Tuban East Java (PHE-TEJ) melalui mitra swastanya PT. Sumber Aneka Gas (SAG). Permintaan ini berdasarkan letak mulut sumur gas yang berada di Bumi Sambonggede.

Baca Juga : proyek gas di Tuban Jadi Rebutan Dua Desa, Forkopimca Merakurak Tempuh Jalur Mediasi

Sementara Pemerintah Desa Sumber meminta bagian 50:50 dari proyek yang sekarang proses pengurukan lokasi pabrik pengolahan gas itu. Meskipun mulut gasnya tidak di wilayahnya, namun Pemdes menilai dampak dari proyek gas lebih besar terhadap desanya. 

Atas perselisihan tersebut, Forkopimca Merakurak telah berupaya memediasi kedua belah pihak pada 13 Juni 2022. Mediasi dengan peserta 10 orang dari kedua desa semula batal digelar di Kantor Kecamatan Merakurak, karena adanya pihak lain yang hadir. 

Baca Juga : Produksi Lampui Target, PHE TEJ Buka Peluang Baru Sumur di Lapangan Mudi

Camat Merakurak, M. Mustakim berkoordinasi dengan Kapolsek dan Danramil akhirnya menggeser lokasi mediasi kedua desa di Mapolsek Merakurak di hari yang sama. Kendati demikian, hasilnya belum ada dan Forkopimca terus berusaha mendamaikan kedua desa binaannya itu. 

Kabar adanya dua desa yang rebutan proyek gas akhirnya sampai di telinga Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky. Lindra mempercayakan gejolak sosial di level kecamatan kepada setiap camat. 

"Camat adalah kepanjangan tangan Pemkab. Semoga teman-teman camat mampu menjadi bapaknya Desa Sambonggede dan Sumber itu," kata Bupati Lindra saat diwawancarai blokTuban.com di gedung DPRD Tuban beberapa waktu lalu. 

Baca Juga : Pengeboran Sumur Pengembangan Mudi-26, PHE TEJ Sebut 62 Persen Tenaga Kerja Lokal

Bupati muda itu, juga meminta kedua Pemdes bisa duduk bersama untuk saling memberi manfaat adanya investasi gas di wilayah Merakurak. Datangnya investasi gas di Tuban tidak dibenarkan menguntungkan satu pihak, dan merugikan pihak lainnya. 

"Kami percaya tiga pilar kecamatan mampu membuat iklim investasi gas Merakurak kondusif," tutupnya. 

Baca Juga : Berikut Realisasi Kompensasi Seismik PHE di Tuban

Sekedar diketahui, PT. SAG merupakan anak usaha ketiga dari PT Super Energy Tbk (SURE) perusahaan penyedia gas di Jakarta. Dua anak usaha yang lebih awal beroperasi di Tuban, yaitu PT Gasuma Federal Indonesia (GFI). GFI yang berlokasi di Kecamatan Soko, Tuban memiliki fasilitas pengolahan gas yang memproses dan mengelola gas suar menjadi kondensat, LPG, dan lean gas yang bersumber dari Lapangan Mudi dan Sukowati. Fasilitas tersebut dibangun pada tahun 2011 dan mulai dioperasikan pada tahun 2012.

Adapun BAG juga terletak di perbatasan Kecamatan Singgahan dan Parengan, Tuban. Perusahaan ini mengoperasikan CNG Mother Station dengan kapasitas 3x1,7 MMSCFD sejak tahun 2011. Di tahun 2015, BAG membangun CNG Plant kedua di Gresik yang berkapasitas 2x1,7 MMSCFD.

Sedangkan SAG direncanakan mengolah gas dari Lapangan Sumber yang dioperatori PT. PHE-TEJ dengan kapasitas gas 12 MMSCFD yang masih memiliki kandungan air. Diprakirakan gas murni yang nantinya diolah sebesar 5-6 MMSCFD. [Ali]

Temukan konten Berita Tuban menarik lainnya di GOOGLE NEWS.

 

Tag : Gas Tuban, Pasokan gas, sumur gas Sumber, PHE TEJ, SAG, Super Energy, Pemdes Sambonggede, Pemdes Sumber, Bupati Tuban, Lindra, berita Tuban, Kabupaten Tuban



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 06 November 2022 11:00

    Blok Cerpen

    Takdir

    Takdir Entah apa saja yang sudah kulewati di tahun 2020, aku hanya ingin menuliskan sebuah pintu harapan....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat