18:00 . Sosiawan Leak Tour ke Tuban, Antusias Berpuisi Tinggi   |   17:00 . Sinopsis Film Argantara yang Dibintangi Aliando dan Natasha Wilona   |   16:00 . Nasabahnya Jadi Korban Link Mirroring , BRI Tuban: Itu Keteledoran, Tak Ada Ganti Rugi   |   15:00 . Film Berjudul Sandal, Antarkan Guru Tuban Juara di GCC Batch 3   |   14:00 . Cabai dan Tomat di Tuban Turun Rp3.000, Telur Ayam Naik Rp1.833 per Kilogram   |   13:00 . Prediksi Cuaca Tuban 28 November: Hujan Merata di Siang Hari   |   12:00 . ASN Tuban Kebobolan Uang Rp10 Juta di Rekening Tabungan BRI   |   11:00 . Lowongan Kerja Crew Resto Mie Gacoan yang Akan Buka di Bojonegoro   |   10:00 . Nikah di Tengah Banjir, Pengantin Asal Bojonegoro Viral di Medsos   |   09:00 . Harga Emas Antam Hari ini 28 November 2022 Berada di Level Rp977.000 Per Gram   |   08:00 . Doa Pembuka Rezeki, Diamalkan Rasulullah SAW Setelah Shalat Wajib Subuh   |   07:00 . 321 Korban Meninggal, Tersisa 11 Orang Hilang Pasca Gempa Cianjur   |   06:00 . Komunitas Resik Tuban Santuni Puluhan Anak Yatim Tuwiri Wetan   |   05:00 . Es Lumut Aneka Rasa Disukai Anak Sekolah di Tuban   |   16:00 . Optimalkan Marketing Online, Produk UMKM Tuban Tembus Toko Modern hingga Luar Negeri   |  
Mon, 28 November 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Nasib 1.000 Lebih Tenaga Honorer Tuban Terancam Dihapus di Tahun 2023?

bloktuban.com | Thursday, 09 June 2022 08:00

Nasib 1.000 Lebih Tenaga Honorer Tuban Terancam Dihapus di Tahun 2023? Bersih-bersih tenaga honorer dilakukan serentak di seluruh intansi di Indonesia mulai 2023. (dok.blokTuban.com)

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com - Kabar penghapusan tenaga honorer mulai 28 November 2023 mulai riuh di Kabupaten Tuban. Resikonya jika kebijakan tersebut dilaksanakan, maka ada 1.000 lebih tenaga honorer di lingkungan Kabupaten Tuban bakal kehilangan pekerjaannya. 

Penghapusan tenaga honorer sendiri merujuk surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Tjahjo Kumolo, bernomor B/185/M.SM.02.03/2022 yang diundangkan pada 31 Mei 2022.

Menyikapi kebijakan yang bakal berlangsung menjelang Pilpres 2024, Kepala Dinas Kominfo dan Informatika, Persandian, dan Statistika Tuban, Afief Handoyo buka suara. Saat ini Pemkab melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) telah melakukan verifikasi dan validasi tenaga honorer, yaitu mereka yang dibiayai dari APBD.

"Data sementara ada 1.000 lebih tenaga honorer di Tuban baik yang bekerja di bidang kesehatan maupun teknis," ujar Arief kepada blokTuban.com, Kamis (9/6/2022). 

Baca Juga :  Bupati Tuban Sampirkan Beban IPM dan Kualitas Pendidikan di Pundak 744 Guru PPPK

Juru bicara Pemkab Tuban itu, menambahkan solusi dari kebijakan tersebut saat ini Pemkab masih menunggu petunjuk teknisnya dari pusat. Sebab, sampai saat ini belum ada. 

"Solusinya kami menunggu petunjuk teknisnya," imbuh mantan Kabag Hukum Pemkab itu. 

Melansir Suara.com, Kebijakan tenaga honorer dihapus mengacu Undang-Undang (UU) 5/2014 tentang ASN, disebutkan bahwa ASN terdiri dari PNS dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

Dalam Pasal 96 ayat 1, PPPK dilarang mengangkat pegawai non-PNS atau non-PPPK untuk mengisi jabatan ASN. Aturan ini juga berlaku bagi pejabat lain di lingkungan instansi pemerintah yang melakukan pengangkatan pegawai non-PNS dan atau non-PPPK untuk mengisi jabatan ASN yang dikenakan sanksi sesuai peraturan perundang-undangan.

Menteri PANRB Tjahjo Kumolo mengatakan, akan merekrut pekerja alih daya atau yang sering disebut dengan outsourcing sebagai tenaga tambahan di instansi yang membutuhkan.

Hal ini ia sampaikan dalam surat edaran hari Selasa (31/5/2022). Ia menyebut, dalam hal instansi pemerintah membutuhkan tenaga lain seperti pengemudi, tenaga kebersihan dan satuan pengamanan dapat dilakukan melalui tenaga alih daya (outsourcing).

"Posisi yang akan diisi oleh pihak ketiga akan diajukan oleh pejabat pembina kepegawaia di Kementerian dan Lembaga. Yang jelas, tenaga itu tidak berstatus honorer," kata Tjahjo.

Seperti penjelasan di atas, Tjahjo Kumolo menambahkan Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK ) juga akan menghapus jenis kepegawaian selain PNS dan PPPK, agar instansi masing-masing tak meerekrut pegawai non-ASN lagi. [Ali]

Tag : Tuban, honorer Tuban, berita Tuban, penghapusan honorer, ASN, PPPK, PNS, Tahun 2023



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 06 November 2022 11:00

    Blok Cerpen

    Takdir

    Takdir Entah apa saja yang sudah kulewati di tahun 2020, aku hanya ingin menuliskan sebuah pintu harapan....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat