12:00 . Ukuran Bank Dunia, Ketimpangan Penduduk Tuban Rendah   |   11:00 . Ekonomi Tuban 2021 Naik 3,00 persen, Ini Penyebabnya   |   10:00 . Data Imunisasi Anak akan Tersimpan di Aplikasi PeduliLindungi   |   09:00 . Tak Layak untuk Ibadah dan Mengaji, Musala Al Ikhlas Desa Kaligede Akhirnya Direhab Satgas TMMD   |   19:00 . Halal Bihalal di Tuban, Sekum PP Muhammadiyah : Penyakit PMK Jangan Dianggap Remeh   |   17:00 . Gerindra Tuban Tancap Gas, Siap Antarkan Prabowo Subianto ke RI-1   |   16:00 . Libur Akhir Pekan, Yuk Intip Keseruan Anak-anak Bermain Air di Pantai Pasir Putih   |   14:00 . Pantai Semilir Tuban Punya Wahana Baru Banana Boat, Segini Tarifnya   |   13:00 . Ratusan Karya Seni Rupa Siswa Tuban Dipamerkan di Wisata Pantai Kelapa   |   12:00 . Jokowi Tegaskan Perang Tak Untungkan Siapapun, Mendag Fokus Pemulihan Ekonomi ASEAN   |   11:00 . Siap-siap! Vendor SIG Tuban yang Abaikan K3 Terima Skorsing   |   10:00 . Sepenggal Kisah Sumur Gemuling dan Lingga Yoni di Masjid Al-Falah Tuban   |   09:00 . Raden Santri, Kerabat Sunan Muria di Desa Cangkring   |   08:00 . Mendag Lutfi: Penguatan ASEAN Kunci Pertumbuhan Ekonomi Kawasan   |   16:00 . Jangan Takut Cepat Pudar, Begini Cara Mencuci Pakaian Hitam Agar Tetap Pekat dan Terlihat Baru   |  
Tue, 17 May 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Tiga Jenis Tanaman yang Tidak Boleh Ditanam Warga Desa Nguruan

bloktuban.com | Tuesday, 10 May 2022 08:00

Tiga Jenis Tanaman yang Tidak Boleh Ditanam Warga Desa Nguruan Balai Desa Nguruan, Kecamatan Soko, Tuban. (Foto:Nur/blokTuban.com)

Reporter : Muhammad Nurkholis

blokTuban.com – Di Desa Nguruan, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban terdapat sebuah pantangan bagi masyarakat desa dalam hal tanam menanam. Setidaknya ada tiga jenis tanaman yang dilarang untuk ditanam, yaitu tumbuhan talas, pisang usuk, dan juga ketan hitam. 

Larangan tersebut sudah berlaku sejak dahulu dan turun temurun sampai dengan saat ini. Ketika ada warga asli Desa Nguruan menanam salah satu dari tiga tanaman itu, maka akan di datangi oleh harimau putih. Kedatangan hewan buas itu dapat melalui mimpi atau juga didatangi langsung secara dohirnya.

“Karena kodamnya leluhur Desa Nguruan Hariamu Putih berpesan tidak boleh menanam itu. Bila tiga tanaman itu ditanam di wilayah desa, maka hewan itu akan garong alias gatelen atau merasa gatal,” ucap Kadus Nguruan, Rifai(30) kepada bolokTuban.com, Selasa (10/5/2022).

Rifai menceritakan, bahwa di tahun 90-an masih banyak warga yang bercerita jika telah didatangi oleh harimau tersebut. Selain itu, ada beberapa dari rumah warga dulunya juga memiliki sebuah goresan cakaran harimau. 

Larangan tersebut, lanjut pria ramah ini memang tidak ada bukti tertulis secara jelas. Kendati demikian, merupakan sebuah pesan turun temurun dari sesepuh desa dan juga diyakini oleh masyarakat di era sekarang.

Sekedar diketahui, Desa Nguruan, Kecamatan Soko memiliki luas wilayah kurang lebih 4.708 km², dengan jumlah penduduk 4.611 jiwa dengan kepadatan 0,98 jiwa/km².

Secara geografis, desa ini sebelah utara berbatasan dengan Kecamatan Grabagan dan Desa Gununganyar, Desa Gununganyar dan Kecamatan Rengel sisi timur, Desa Sumurcinde di sebelah selatan, dan Desa Klumpit, dan Jegulo di sebelah barat. [Nur/Ali] 

Tag : Tuban, Kabupaten Tuban, Desa Nguruan, tanaman, pantangan, harimau putih, kearifan lokal



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more