21:00 . Peringati 16 HAKTP, LBH KP Ronggolawe Ajak Masyarakat Tuban Sadar Hukum   |   20:00 . 1 Desember 2022 Hari AIDS Sedunia, ODHA Kerap Hadapi Stigma Buruk Masyarakat   |   19:00 . Segini Jumlah Sopir Angkutan dan Ojol Tuban yang Terdaftar BLT BBM   |   18:00 . Harga Telur di Tuban Tembus Rp30 ribu Per Kilogram, Pemicunya BPNT dan PKH Cair   |   17:00 . Melalui Sekoah Binaan, PT UTSG Kembangkan Program Penghijauan (PRANARAKSA) di SMK Negeri Tambakboyo Tuban   |   16:00 . Pusat Belajar Guru Tuban Pamerkan 40 Karya Guru Berbagai Jenjang   |   15:00 . Lantik Pengurus Cabang SH Terate Tuban, Ketum PSHT Serukan Jauhi Narkoba   |   14:00 . PT UtSG Serahkan dan Tanam 23 Jenis Pohon Buah Langka di SMK Negeri Tambakboyo Tuban   |   13:00 . Lowongan Kerja 6 Formasi di Klinik Kecantikan Cabang Tuban- Bojonegoro   |   12:00 . Santri Kaya Tidak Berdosa   |   11:00 . Jadwal Tanding Piala Dunia 2022 Qatar Malam Ini 1-2 Desember 2022, Ada Jerman dan Spanyol   |   10:00 . Daftar Desa di Tuban Kebanjiran Dampak Luapan Kali Kening, Warga Mulai Dievakuasi   |   09:00 . Segera Dibangun, Ini Bocoran Lelang Tol Demak-Tuban   |   08:00 . Dok!..Dana Bantuan Parpol Tuban Jadi Rp5 Ribu per Suara di 2023   |   07:00 . Ciptakan Sipinter, Mahasiswa PEM Akamigas Raih Emas di IWA 2022   |  
Thu, 01 December 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Belum Ada Jembatan Darurat, Warga Keluhkan Proyek Pelebaran Jembatan Bajingan

bloktuban.com | Friday, 26 November 2021 08:00

Belum Ada Jembatan Darurat, Warga Keluhkan Proyek Pelebaran Jembatan Bajingan DIKELUHKAN : Proyek Pelebaran Jembatan Bajingan Yang Menutup Total Akses Kendaraan. Warga Terpaksa Membuat Jembatan Darurat Sendiri (foto : febri)

Reporter : M. Anang Febri

blokTuban.com - Masyarakat sekitar Desa Mergosari, Kecamatan Singgahan mengeluhkan renovasi pelebaran jembatan bajingan yang merupakan akses menuju Desa Tanggir dan Desa Mulyoagung.

Proyek jembatan bersumber dana alokasi khusus (DAK) yang dikerjakan  oleh CV. Bagus Mardi Kuncoro berupa pelebaran jembatan. Sejak Senin (22/11/2021) lalu  ditutup total dari pengguna kendaraan bermotor. Itu disebabkan oleh longsoran tanah yang menggerogoti badan jalan jembatan, sehingga berbahaya jika dilintasi oleh warga.

Kepala Desa Mergosari, Toha, mengatakan dari  awal pengerjaan proyek jembatan, kendaraan roda dua masih bisa lewat. Namun setelah sekitar seminggu lebih, ada longsor muncul. Entah akibat kontruksi proyek ataupun faktor alam dengan keadaan musim hujan yang tinggi sekarang ini.

Dampaknya, sejumlah pengguna jalan dari arah Mergosari yang ingin menuju wilayah Tanggir dan Mulyoagung tak bisa lewat. Warga harus jalan memutar dan lebih jauh karena belum adanya jembatan darurat.

"Ini sedang kami proses jembatan darurat dengan swadaya masyarakat. Karena dari pemborong tidak menyediakan hal itu," ujar Toha saat dijumpai blokTuban.com di area proyek jembatan, Kamis (25/11/2021).

Ditambahkan Kades, awalnya warga setempat mengeluhkan akses jembatan darurat yang tidak disediakan oleh pemborong proyek. Dari Pemdes Mergosari sempat sharing dengan pihak pemborong proyek, namun pihak proyek mengaku tak ada anggaran untuk jembatan darurat.

Padahal, adanya jembatan darurat sangat berarti bagi masyarakat sekitar. Sebab, aspek pertanian, pendidikan, juga perdagangan berada di antara jembatan tersebut.

"Hari ini warga gotong royong, target selesai tiga hari Mas. Jadi besok harus sudah selesai," kata Kades.

Masih di tempat yang sama, pihak proyek pemborong membenarkan jika pembuatan atau pengadaan jembatan darurat tak ada dalam rencana anggaran biaya (RAB).

"Pedel tiga rit, sama alat berat. Kami diiminta untuk itu. Karena sifatnya akses jalan umum, ya kami siap. Sudah kami lakukan, sekarang tinggal tergantung warga bagaimana mengerjakannya. Karena jembatan darurat tidak ada dalam RAB," terang Ahmad Supriadi mewakili CV. Bagus Mardi Kuncoro menjelaskan.

Soal penutupan total akses kendaraan, ia mengungkapkan bahwa awal pengerjaan proyek sebenarnya sepeda motor bisa lewat. Karena ada bahaya longsor, pihaknya memilih untuk menutup akses jembatan.

Bangunan jembatan yang disebut warga jembatan bajingan itu, bakal dikerjakan selama 60 hari selesai. Dengan spesifikasi pelebaran satu meter kanan satu metet kiri, ditargetkan selesai pada Desember mendatang.

"Untuk anggaran, ke PU saja. Saya tidak ada kewenangan untuk menjawab," pungkasnya kepada blokTuban.com.[feb/ono]

 

Tag : proyek jembatan, dikeluhkan warga, jembatan darurat



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 06 November 2022 11:00

    Blok Cerpen

    Takdir

    Takdir Entah apa saja yang sudah kulewati di tahun 2020, aku hanya ingin menuliskan sebuah pintu harapan....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat