19:00 . Dear Warga, Cek Label Sehat Sebelum Beli Hewan Kurban di Tuban   |   18:00 . Domba Lokal Bertanduk Banyak Diburu di Tuban, Segini Kisaran Harganya   |   17:00 . Sudah 2.525 Warga Tuban Terekam Mobil INCAR, Polisi: Kebiasaan Baik Harus Dipaksa   |   16:00 . Ikuti Program Revitalisasi, KUA Tuban dan Soko Dimonev Kemenag RI   |   15:00 . Punya Sejarah 70 Tahun, Asosiasi Dokter Medis Sedunia Hanya Akui IDI Organisasi Dokter di Indonesia   |   14:00 . Harga Kambing Kurban di Tuban Termahal Rp7 Juta per Ekor, Penjual: Gratis Ongkos Kirim   |   13:00 . Mengenal Demokrasi dalam Perspektif Masyarakat   |   12:00 . Rupa Sesaji di Manganan Bektiharjo Tuban   |   11:30 . Ini Doa Saat Manganan Bektiharjo Tuban   |   11:00 . Lirik Lagu dan Chord Luka Sekerat Rasa - Cover Maulana Ardiansyah (Live Ska Reggae Trending on Youtube)   |   10:30 . Memberi Makan Kera Bektiharjo Tuban   |   10:00 . Tradisi Manganan Bektiharjo Tuban: Memberi Makan Ikan   |   09:30 . Manganan Bektiharjo Tuban Setiap Rabu Pon   |   09:00 . 6 Juli 2022 Emas Antam Anjlok Rp 977 Ribu, Turun Rp 12.000 Per Gram   |   08:00 . Bacaan Doa Qunut Subuh, Lafal dan Artinya   |  
Wed, 06 July 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Jalan Nasional Manunggal Kidul Tuban Langganan Banjir, Warga Minta Pemerintah Bertindak

bloktuban.com | Thursday, 25 November 2021 14:00

Jalan  Nasional Manunggal Kidul Tuban Langganan Banjir, Warga Minta Pemerintah Bertindak BANJIR : Jalan Manunggal Kidul Selalu Tergenang Banjir Setiap Hujan Lebat Datang. Perlu Perbaikan Saluran Air.(foto : rofiq)

Reporter : Mochamad Nur Rofiq

blokTuban - Jalan nasional Manunggal Kidul Tuban menjadi langganan banjir saat terjadi hujan lebat beberapa jam seperti yang terjadi pada Kamis (25/11/2021) pukul 11.26 WIB. Arus air berwarna merah kecoklatan tak terbendung keluar dari gang Perumahan Kompleks Widengan, Kelurahan Gedongombo, Kecamatan Semanding, Tuban menuju jalan raya.

Warga setempat, menyebutkan bahwa pemicu banjir di jalan nasional karena gorong-gorongnya sempit dan tidak mampu menahan air kiriman dari hulu.

"Gorong-gorongnya harus diperbaiki karena saluran yang ada tidak muat menampung air," kata M. Muhadi (36) warga Widengan kepada reporter blokTuban.com.

Ia juga berharap saat banjir pengguna jalan lebih waspada, utamanya roda dua karena jika tidak konsentrasi dikhawatirkan tergelincir terseret banjir.

Air dari Perum Widengan dan kampung biasanya cepat surut jika hujannya reda. Dari Manunggal Kidul air akan mengalir ke hilir yaitu kawasan Kelurahan Panyuran, Kecamatan Palang.

Warga lainnya, Pak Rin (50) menambahkan warga Widengan meminta pemkab serius memikirkan solusi penanganan banjir di lingkungannya. Sudah menjadi langganan dan mengganggu akses jalan nasional.

"Kami sebagai warga hanya bisa meminta pemangku kebijakan untuk bertindak," sambungnya.

Banjir di Jalan Manunggal Kidul dikatakan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tuban, Agung Supriyadi terjadi setiap hujan turun. Sebab di kawasan hulu sudah tidak ada resapan yang menghalau air hujan langsung ke hilir.

"Kalau Jalan Manunggal Kidul terutama pertigaan atau Pos polisi setiap hujan deras pasti air langsung ke jalan raya. Karena dari atas  tegalan tidak ada resapan atau yang menahan laju air.

Lahannya gundhul- ndhul," bebernya.

Diketahui, pada bulan Agustus 2021 lalu Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky telah meninjau titik hulu penyebab banjir. Salah satu cara untuk mengatasi banjir jangka panjang adalah dengan perbaikan ekosistem hulu. Penanganan dari hulu menjadi poin penting, dengan memperbaiki ekosistem di daerah atas.

Pemkab juga akan berkoordinasi dengan pihak terkait, salah satunya adalah Perhutani sebagai upaya penghijauan di wilayah Semanding hingga Montong yang menjadi salah satu hulu penyebab banjir di beberapa kecamatan. [rof/ono]

 

 

Tag : banjir, jalan manunggal kidul, langganan banjir



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat