Didenda PSSI, Persatu Akan Klarifikasi

Reporter: Edy Purnomo

blokTuban.com - Laga Persatu Tuban melawan PSBI Blitar pada 22 Juli 2017 kemarin masih menyisakan masalah. Komisi Disiplin (Komdis) PSSI menganggap Persatu Tuban sebagai tuan rumah melakukan sejumlah pelanggaran.

Informasi yang beredar, Komdis PSSI menganggap Suporter Persatu Tuban menyalakan flare ketika pertandingan dan juga melakukan pelemparan botol ke lapangan selama pertandingan berlangsung.

"Merujuk kepada Pasal 65 Jo pasal 66 ayat (1) Jo Kode Disiplin PSII panitia pelaksana Persatu Tuban dihukum denda sebesar Rp10.000.000." begitu bunyi surat dari Komdis PSSI yang diterima Persatu.

Manager Persatu Tuban, Fahmi Fikroni, membenarkan mengenai didendanya klub yang dia menejeri oleh Komdis PSSI setelah melawan PSBI Blitar. "Iya itu betul dan kami akan melakukan klarifikasi terhadap putusan ini," kata Roni, sapaan karibnya.

Persatu tidak melihat adanya pelanggaran seperti suporter yang menyalakan flare di tengah stadion Lokajaya. Manajemen akan mendatangi PSSI dan berharap ditunjukan bukti-bukti pelanggaran seperti yang disebut dalam surat putusan.

"Secepatnya kita akan melakukan klarifikasi ke PSSI," terang Roni. [pur/col]

 

Catatan: Di berita Persatu Tuban melawan PSBI Blitar di Stadion Lokajaya Tuban pada tanggal 22 Juli 2017 (menurut surat Komdis PSSI). Sementara laga sebenarnya Persatu di tanggal yang sama adalah melawan Persepam Madura. Yang benar, Persatu Tuban melawan PSBI Blitar di Tuban adalah tanggal 15 Juli 2017.