10:00 . Berakhir 5 Juni 2022, Segera Daftarkan Diri di Program Kampus Mengajar Angkatan 4   |   09:00 . Subsidi Minyak Goreng Berakhir 31 Mei, Tiga Pilar Jatirogo Cek Stok di Pasar Tradisional   |   08:00 . Bahaya Makan Mie Instan yang Perlu Diwaspadai, Hindari Mengonsumsinya Terlalu Sering   |   18:00 . Sejumlah Nelayan Palang Nekat Melaut Meski Ancaman Ombak Tinggi   |   17:00 . Info Grafis : Fakta Banjir Rob di Tuban   |   16:00 . 593 CJH Latihan Manasik Haji di Lapangan Perumdin SIG Ghopo Tuban   |   15:00 . Wabah PMK Merebak, Penjualan Daging Sapi di Plumpang Masih Stabil   |   14:00 . Waspada! Angka Kasus PMK di Tuban Naik, Sapi Terinfeksi Menyebar di 14 Kecamatan   |   13:00 . Jasad Nelayan Lamongan Ditemukan Mengapung di Perairan Tuban, Ini Identitasnya   |   12:00 . 5 Perguruan Silat Jenu Komitmen Ciptakan Suasana Kondusif di Kawasan Industri   |   11:00 . Sesalkan Pembangunan Jembatan Glendeng Buru-buru, KNPI: Pemkab Tuban Rugikan Pengguna Jalan   |   10:00 . Sampah Meluber Pasca Banjir Rob, Pedagang di Pantai Magrove Tuban Mulai Bersih-bersih   |   09:00 . Fasilitas Olahraga di Tuban Rusak Diterjang Ombak, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta   |   08:00 . Ini Keunggulan Bumbu Dapur Menjadi Bahan Herbal Sebagai Obat Batuk   |   19:00 . Kandang Rusak Diterjang Banjir Rob, Peternak Ayam Aduan Rugi Rp10 Juta   |  
Fri, 27 May 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Suwartini, Penyandang Disabilitas Perajin Tikar Asal Singgahan

Berkreasi, Tak Ingin Bergantung Orang Lain

bloktuban.com | Sunday, 09 April 2017 09:00

Berkreasi, Tak Ingin Bergantung Orang Lain

Reporter: Mochamad Nur Rofiq

blokTuban.com - Tikar bagi masyarakat Jawa Timur, khususnya Kabupaten Tuban merupakan salah satu alat yang diperlukan hampir di setiap kegiatan sehari-hari. Umumnya bagi warga di pinggiran kota seperti Kecamatan Singgahan dan sekitarnya.

Sebelum bermunculannya berbagai jenis tikar sintetis dengan bahan dasar plastik, busa, dan lain sebagainya. Masyarakat selalu menggunakan tikar tradisional yang terbuat dari anyaman daun pandan. Hingga saat ini sesungguhnya tikar pandan masih digunakan meski jumlahnya cukup berkurang.

Melihat peluang tersebut, seorang disabilitas asal Dusun Krajan, Desa Mulyoagung, Kecamatan Singgahan tidak ingin melewatkannya. Seni anyaman tradisional menjadi andalan utuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Adalah Suwartini. Wanita yang memutuskan melajang hingga di usia ke 44 tahun tersebut, enggan menggantungkan hidupnya kepada orang lain. Bahkan ia, selalu bekerja keras demi sesuap nasi.

Meskipun tangan kanan Suwartini tak normal, dia tidak kesulitan menjalankan aktivitasnya sehari-hari sebagai perajin tikar dari pandan. Dia menggunakan tangan kiri dan kaki kirinya untuk menyusun helai demi helai daun pandan hingga berbentuk tikar.

"Awal lahir sebetulnya normal, namun akibat sakit panas tinggi tangan saya tidak bisa berfungsi sebagai mana mastinya," ujar Suwartini saat ditemui di rumahnya yang berada tepat di depan pintu masuk wisata air terjun Nglirip, Singgahan, Tuban.

Dikisahkan Suwartini, dirinya membuat tikar memang sedikit memakan waktu. Daun pandan yang didapat dari tetangga yang masih mentah harus disisir dahulu untuk melepaskan duri-durinya dan dibentuk agar ukuran lembaran jadi konsisten sebelum dikeringkan dibawah terik matahari.

Kemudian lanjut dia, materi tersebut dikerok agar menjadi lebih tipis dan lemas sehingga mudah untuk dianyam. Setelah dirasa cukup lemas, barulah materi siap dianyam menjadi tikar dimana ukuran bervariasi.

"Kalau saya biasa membuat ukuran 2,5 meter persegi," jelasnya.

Keseluruhan proses membutuhkan waktu sekitar dua minggu, tergantung rutinitas yang ia lakukan. Setiap lembar tikar dijual dengan harga Rp50 ribu.

Meski tidak seimbang dengan usahanya, namun Suwartini sangat mensyukuri hasil yang ia dapat. Ia mengaku bisa menghidupi dirinya tanpa harus meminta-minta memanfaatkan kekurangan fisiknya.

"Alhamdulillah tanpa harus ke pasar, sudah ada yang datang membeli tikar saya," pungkasnya. [rof/col]

Tag : tikar, anyaman, pandan



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 25 May 2022 14:00

    PDKI Terus Kawal Pembangunan Industri di Tuban

    PDKI Terus Kawal Pembangunan Industri di Tuban Tuban merupakan rumah bagi industri besar skala nasional dan multinasional didalamnya. Sepanjang tahun 2020 realisasi penanaman modal asing (PMA) di Tuban mencapai 5,9 triliun rupiah yang menempatkan Tuban sebagai penyokong...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more