Jembatan Dibongkar, Sebagian Warga Harus Memutar Balik

Reporter: Mochamad Nur Rofiq

blokTuban.com - Jembatan Sungai Kening yang mengubungkan dua dusun di Desa Kedungjambangan, Kecamatan Bangilan sejak sebulan yang lalu dibongkar. Pembongkaran dilakukan guna perbaikan dan pelebaran jembatan.

Dibongkarnya jembatan ini cukup merepotkan para pengguna jalan khususnya pengendara wanita. Mereka harus memutar balik kendaraannya sekitar 0,5 Kilometer, dengan melewati jalan lain Desa Sidorejo, Kecamatan Kenduruan karena takut melintas. Namun bagi pengendara roda dua yang berani, masih dapat melintasi karena pihak rekanan menyediakan jembatan darurat.

"Saat menyebarang saya tak berani, harus lewat jalan desa lain," ujar pengendara wanita, Riza (26) kepada blokTuban.com.

Kendati demikian menurut Riza, pengendara yang melintas harus tetap waspada agar tidak celaka, terutama saat melintas pada malam hari. Tidak harus nekat Karena keselamatan lebih utama.

Terpisah, M. Afif (14) warga setempat mengunggkapkan, saat ini untuk sementara warga yang mau melintasi Sungai Kening harus menitih jembatan darurat yang dirangkai dari beberapa bambu.

"Tetapi bagi yang tak berani disarankan lewat desa sebelah saja," tandasnya.

Dari pantauan blokTuban.com di lapangan, beberapa anak sekolah tetap mengendarai motornya walau harus menantang takut, akan tercebur di sungai.[rof/ito]