15:00 . Warga Tuban Serbu Pasar Murah Berhadiah Gula Pasir   |   14:00 . 20 BUMDesa Tuban Pamer Produk di Event Besti, Pedagang Kebanjiran Berkah   |   13:00 . Peringatan 50 Tahun IKA UNAIR di Tuban, Khofifah Harapkan Keberkahan   |   12:00 . Kantor Kejari Tuban Dipenuhi Karangan Bunga, Dukung Pelaporan Alvin Liem   |   11:00 . Fashion Show Gadis Pesisir Tuban 2022 Sukses Digelar di Pantai Semilir Socorejo   |   10:00 . Festival Batik Pantai Semilir 2022 || Pantai SEMILIR   |   09:00 . Empat Film Bioskop NSC Tuban di Akhir Pekan, Pilih yang Mana!   |   08:00 . Prediksi Cuaca Tuban 24 September 2022: Sore Hari Hujan Ringan dan Berawan Tebal   |   07:00 . BPS Laporkan Penurunan Kunjungan Wisata Mancanegara di Jatim   |   06:00 . KONI Jatim Libatkan Hope Physioteraphy di Puslatda Jelang PON XX 2024   |   05:00 . Hadiri 50 Tahun IKA UNAIR di Tuban, Gubernur Khofifah Dijadwalkan Gowes hingga Tanam Mangrove   |   23:00 . Desa Jlodro Tuban Mencekam, Berawal dari Sakit Hati Kakek Bacok Tetangganya hingga Tewas   |   22:00 . Pengurus IKAMI ATTANWIR Tuban Dilantik, Ketum : Kita Harus Kompak dan Semangat   |   21:00 . Diduga Cemarkan Intitusi Kejaksaan di Youtube, Persaja Tuban Laporkan Alvin Liem ke Polisi   |   20:00 . Jadi Souvenir G20, Menparekraf RI Puji Produk Teh Herbal Binaan Pertamina   |  
Sun, 25 September 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Mohammad Taufiq Ibrahim (Bagian 1)

Tak Mau Jadi PNS, Pilih Usaha Kaki Palsu

bloktuban.com | Thursday, 04 August 2016 13:00

Tak Mau Jadi PNS, Pilih Usaha Kaki Palsu

Reporter: Edy Purnomo

blokTuban.com - Setiap orang punya alasan memilih masa depan. Begitu juga dengan Mohammad Taufiq Ibrahim (26), ketika memilih keluar sebagai honorer K-2 di Panti Cacat Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur di penghujung tahun 2013 lalu. Saat itu dia hampir diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Setelah tiga tahun dari keputusan yang diambil. Sekarang Taufiq lebih dikenal sebagai pengusaha dan pengrajin kaki palsu. Melayani pemesanan di berbagai kota yang ada di Jawa Timur, juga beberapa instansi rumah sakit dan lembaga kepemerintahan.

Ditemui di bengkel produksinya, Jalan Sunan Kudus Gang 2, Kelurahan Latsari, Kecamatan/kabupaten Tuban, pemuda lulusan Politeknik Kesehatan (Poltekes) Negeri Surakarta itu tampak sibuk melihat kaki palsu hasil karyanya."Ini baru saja saya selesaikan, ada pesanan dari seseorang yang habis kecelakaan," jelas Taufiq, kepada blokTuban.com, Kamis (4/8/2016).

Dia beralasan tidak bisa bekerja di lingkungan instansi normal. Alasan inilah yang mendasari dia keluar sebagai honorer K-2 di Dinsos Jatim. Dia juga ingin menerapkan ilmu kuliah di jurusan Ortotik Prostetik, yakni pembuatan alat penyangga tubuh yang rusak, bisa diterapkan dan membantu orang-orang cacat agar bisa beraktivitas.

"Awal tahun 2014 akhirnya saya mulai membuat kaki palsu, Alhamdulillah sekarang sudah berjalan lancar," jelas Taufiq.

Dibantu dua karyawan, dia bisa menyelesaikan satu kaki palsu dengan jangka waktu tiga hari. Kaki palsu dia buat dari rexin (plastik mentah). Sebelum membuat kaki, dia harus terlebih dahulu melakukan pengukuran kaki atau tangan pemesan. Kemudian melakukan modifikasi bentuk kaki dengan bahan gipsum dan juga spon tipis. Setelah itu untuk proses finishing dia serahkan kepada dua karyawannya.

Satu bahan yang harus dia datangkan dari China, yakni tiruan telapak kaki dan juga tangan. Tetapi untuk bahan-bahan lain dia bisa dapatkan dari produk lokal.

"Kalau untuk pengukuran dan modifikasi harus saya lakukan sendiri biar nyaman, sementara untuk finishing digarap dua teman kerja saya," jelas Taufiq. [pur/ito]

Tag : kaki, palsu, dinsos, pns



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 20 September 2022 05:00

    Opini

    Menata (Serius) Kompetisi Olahraga ?

    Menata (Serius) Kompetisi Olahraga ? Ada celetukan yang sering muncul di antara teman-teman pelatih olahraga begini, latihan terus menerus tanpa bertanding itu sama artinya dengan merasa hebat tapi tidak teruji dan terbukti. Latihan terus tanpa...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat