#blokTubanTV
Tuban Sukses Kembangkan Benih Jagung Hibrida
Tuban Sukses Kembangkan Benih Jagung Hibrida
Tuban Sukses Kembangkan Benih Jagung Hibrida
Mengurangi beban petani jagung apabila mengalami gagal panen tahun ini, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tuban bersama Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) luncurkan Asuransi Usaha Tani Jagung (AUTJ) di Tuban.
Hama ulat grayak tidak bisa dianggap sepela oleh petani di Kabupaten Tuban. Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan mencatat ada 1.787,2 hektar tanaman jagung terserang yang menyebar di tujuh kecamatan, Sabtu (11/1/2020).
Tanaman jagung milik petani yang ada di Desa Ngarum, Kecamatan Grabagan diserbu hama jenis ulat. Serangan hama ulat ini telah berlangsung sekitar 2 bulan, sejak awal musim tanam di wilayah setempat. Menurut keterangan sejumlah petani, hama ulat menyerang bagian daun serta manggar, atau kembang jagung yang merupakan bagain penting dalam perkembangan tanaman.
Sedikitnya sekitar delapan hektar tanaman jagung milik petani yang ada di Desa Dawung, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban diserang hama tikus.
Sumur keramat di kompleks makam Sunan Asy'ari atau Sunan Bejagung Lor di Desa Bejagung, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban dibersihkan.
Hama ulat yang menyerang tanaman jagung di desa Dawung, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, membuat petani resah dan khawatir tidak bisa panen.
Puluhan Hektar Jagung Diserang Ulat, Obat Hama Tak Mempan
Petani jagung di Desa Sugiharjo, Kecamatan/Kabupaten Tuban tak habis pikir terhadap serangan ulat di tanamannya. Penyemprotan obat serangga apapun tak mempan, seolah ulat berwarna hijau itu sudah kebal.
Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI) bakal mengembangkan industri benih jagung hibrida di daerah Kabupaten Tuban. Adapun lahan yang dibutuhkan kurang lebih 600 hektare.