SPBN AKR Diserbu Nelayan, Sudah 4 Hari Susah Dapatkan Solar
Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) AKR di Kecamatan Tambakboyo dikabarkan diserbu nelayan setempat. Mereka terlihat mengantre karena sudah empat hari kesusahan mendapat Solar.
Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) AKR di Kecamatan Tambakboyo dikabarkan diserbu nelayan setempat. Mereka terlihat mengantre karena sudah empat hari kesusahan mendapat Solar.
Keberadaan Rumah Potong Hewan (RPH) dan Unggas di Kabupaten Tuban diharapkan dapat mengerek Pendapatan Asli Daerah (PAD). Target tersebut setelah disahkannya Raperda RPH oleh Legislatif dan Eksekutif pada paripurna tanggal 26 Juni 2021.
Masjid Jabal Nur Bukit Karang, Kelurahan Karang, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban menggelar Salat Gerhana Bulan, Rabu (26/5/2021).
Pada tahun 2018 pendapatan sewa alat PT. Ronggolawe Sukses Mandiri (RSM) ke PT. Escorindo sebesar Rp290.198.321, Senin (25/5/2020).
Menginjak awal tahun 2020 ini, pemerintah Desa (Pemdes) Rengel, Kecamatan Rengel menargetkan pendapatan pasar Desa Rengel sebesar Rp 60 juta per bulan.
Bupati Tuban, Fathul Huda menekankan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dapatnya terus ditingkatkan. Salah satunya dengan mengoptimalkan sumber pendapatan yang ada, seperti retribusi tambang galian C, Kamis (9/1/2020).
Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran Pendapatan (SiLPA) tahun 2018 Kabupaten Tuban menyentuh angka Rp311 miliar lebih. Jumlah tersebut dipaparkan Bupati Tuban, Fathul Huda saat rapat paripurna dalam Nota Penjelasan Pertanggungjawaban APBD 2018.
Pada 2018 Kabupaten Tuban, Jawa Timur, mendapat Dana Bagi Hasil (DBH) Minyak dan Gas Bumi (Migas) dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI sebesar Rp2.553.938.475 atau 518.99% dari target Rp492.100.000. Perolehan fantastis ini merata di kabupaten/kota se-Jatim, karena ada peningkatan produksi Migas di Kabupaten Bojonegoro.
Pemerintah Kabupaten Tuban mencatat menerima Dana Bagi Hasil (DBH) minyak bumi di tahun 2018 sebesar 232,32 persen atau Rp61.665.237.652 (Rp61 miliar). Penerimaan tersebut tercatat terbesar atau paling banyak sejak 2016 lalu.
Sebagai salah satu sarana penopang perekonomian warga sekitar Kecamatan Soko, pasar Desa Sokosari rupanya mampu menghasilkan Rp11 juta rupiah per bulan untuk pengelolaannya.