Reporter: Mochamad Nur Rofiq
blokTuban.com – Perubahan nakhoda di Badan Gizi Nasional (BGN) menjadi sorotan publik setelah Dadan Hindayana resmi menanggalkan jabatannya.
Menanggapi dinamika di tingkat pusat tersebut, Ketua DPC Partai Gerindra Tuban, Lutfi Firmansyah, memberikan respons positif dan menegaskan kesiapan daerah dalam mengawal program strategis pemerintah.
Dadan Hindayana dikabarkan kehilangan kursi Kepala BGN setelah munculnya beberapa catatan evaluasi terkait akselerasi program. Meski demikian, Lutfi Firmansyah menilai bahwa rotasi kepemimpinan adalah hal lumrah untuk menyegarkan organisasi demi mencapai target swasembada gizi yang dicanangkan pemerintah.
Fokus pada Keberlanjutan Program di Daerah
Saat dikonfirmasi mengenai dampak pergantian tersebut terhadap koordinasi di tingkat kabupaten, Lutfi menegaskan bahwa Gerindra Tuban tetap fokus pada substansi program, yakni perbaikan gizi masyarakat dan penanganan stunting.
"Kami di daerah, khususnya DPC Gerindra Tuban, tetap tegak lurus dengan arahan pusat. Siapa pun yang memimpin BGN, misi besarnya tetap sama: memastikan anak-anak kita mendapatkan asupan gizi yang layak," ujar Lutfi Firmansyah.
Evaluasi adalah Kunci Akselerasi
Mengacu pada laporan pusat mengenai catatan evaluasi terhadap Dadan Hindayana, Lutfi melihat hal ini sebagai bentuk komitmen serius pemerintah dalam menjaga standar performa lembaga baru tersebut.
"BGN ini adalah lembaga yang sangat krusial bagi masa depan generasi bangsa. Jika ada evaluasi dan pergantian, itu artinya pemerintah ingin ada percepatan atau akselerasi yang lebih masif lagi," tambahnya.
Harapan untuk Kepala BGN yang Baru
Lutfi berharap, dengan kepemimpinan yang baru, koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dapat semakin solid. Terutama dalam penyaluran program makan bergizi gratis yang menjadi salah satu pilar utama visi pemerintah saat ini.
"Pertama, inkronisasi data penerima manfaat di tingkat desa atau kecamatan di Tuban," ulasnya.
Pilar kedua, lanjut politisi muda tersebut, kolaborasi lokal. Program ini diharapkan melibatkan potensi pangan lokal Tuban dalam rantai pasok gizi.
Ketiga, memastikan program berjalan akuntabel tanpa hambatan birokrasi. Pihaknya dengan tegas menyatakan siap berkolaborasi.
"Tuban memiliki potensi pangan yang luar biasa, dan kami ingin program dari BGN benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga Bumi Wali," pungkas wakil ketua DPRD Tuban tersebut.[rof]
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published