Harga Cabai Rawit Menanjak Naik
Petani cabai di Kecamatan Soko dan sekitarnya, saat ini seolah mendapat angin segar. Pasalnya, harga cabai rawit di pasaran kini menanjak naik.
Petani cabai di Kecamatan Soko dan sekitarnya, saat ini seolah mendapat angin segar. Pasalnya, harga cabai rawit di pasaran kini menanjak naik.
Pemanfaatan lahan pertanian di kawasan Kabupaten Tuban sangat beraneka ragam, hal ini terjadi di salah satu desa yang berada di Kecamatan Grabagan yakni Desa Ngandong. Salah satu kawasan yang berada di pegunungan kapur ini mempunyai ikon tersendiri dalam bidang pertanian, yakni tanaman cabai yang dimana saat panen raya bisa menembus pasaran hingga ke beberapa kota.
Para petani yang berada di Kecamatan Grabagan dan Kecamatan Rengel, memanfaatkan sela-sela tanaman jagung untuk ditanami cabai, Kamis (11/2/2016). Hal ini dilakukan agar lahan pertanian bisa mendapatkan hasil yang maksimal.
Selain sebagai desa penghasil jagung, Desa Ngandong, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban juga memiliki produk unggulan yakni cabai. Hal ini dekarenakan letak geografis Desa Ngandong yang merupakan daerah pegunungan sehingga tidak memungkinkan apabila ditanami padi.
Banjir akibat luapan Sungai Bengawan Solo merendam sejumlah desa di Kabupaten Tuban. Tak terkecuali, lahan cabai yang berada di Desa Ngadirejo, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban.
Harga cabai rawit merah (CRM) maupun cabai merah keriting (CMK), saat ini fluktuatif atau naik turun. Setiap minggu harga bisa mengalami kenaikan dan juga bisa mengalami penurunan.
Dengan keadaan musim yang tidak menentu seperti saat ini, membuat panen cabai petani mengalami penurunan hingga 40%.
Setelah beberapa hari diguyur hujan terus menerus, tanaman Cabai milik petani di Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban mengalami kerontokan, Rabu (27/1/2016).
Petani Kecamatan Grabagan merupakan petani penghasil jagung dan cabai, hampir seluruh wilayah Kecamatan Grabagan, Kabupaten Tuban lahan pertanian yang ada ditanami dua komoditas tersebut.