Kampung Kelir di Gununganyar Mundur, ini Sebabnya
Program Kampung Kelir yang merupakan program penataan lingkungan kawasan Wisata Gunung Anyar (WAG) yang berada di Desa Gununganyar, Kecamatan Soko tak jadi dilaksanakan pada akhir April 2018 ini.
Program Kampung Kelir yang merupakan program penataan lingkungan kawasan Wisata Gunung Anyar (WAG) yang berada di Desa Gununganyar, Kecamatan Soko tak jadi dilaksanakan pada akhir April 2018 ini.
Selain progres Wisata Alam Gununganyar (WAG), dengan banyak perombakan lingkungan serta lokasi Sendang di Desa Gununganyar, Kecamatan Soko telah berlangsung. Rupanya desa itu juga akan menjadi salah satu daerah target dari pada program festival kampung kelir 2018.
Bekas galian tambang batu kapur yang berada di Desa Parangbatu, Kecamatan Parengan nampak seperti lukisan tebing yang dilengkapi beberapa kubangan air, mirip danau ataupun rawa.Tak heran jika masyarakat umum bisa terpikat oleh keindahan tempat itu.
Potensi alam yang dimiliki oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Gununganyar, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, pada daerah dataran tinggi serta lokasi sumber mata air sendang, saat ini sedang dalam perhatian khusus.
Gencarnya pengembangan daerah lewat beraneka jenis pembangunan sarana prasarana potensi desa sedang marak digalakkan. Seperti halnya Pemerintah Desa (Pemdes) Gununganyar, Kecamatan Soko Kabupaten Tuban yang menggalakkan peningkatan potensi wisata, Kamis (11/1/2018).
Selama tahun 2017, sumur tua di lapangan Gegunung Belanda (GGNB) Mulyoagung, Singgahan, Tuban yang dikelola Perusahaan Daerah Aneka Tambang (PDAT) diklaim cukup produktif. Pasalnya, berdasarkan data yang sampaikan kepada blokTuban.com, dua sumur tua berhasil mengeluarkan emas hitam (minyak) 232.280,99 liter atau 50 rit.
Potensi wisata alam yang terdapat di Desa Gununganyar, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban seperti tak ada habisnya jika diulas satu per satu. Letak geografis desa yang ditunjang dengan berbagai keindahan alam, memicu Pemerintah Desa (Pemdes) setempat untuk terus meningkatkan potensi yang ada.
Pada acara Ngaji Kebangsaan bersama Emha Ainun Najib (Cak Nun) dan Kiai Kanjeng, Yok Koeswoyo, musisi legendaris asal Kabupaten Tuban turut membawakan lagu berjudul Kolam Lumpur.
Kehadiran Sujiwo Sutejo, seniman asal kota Surabaya dalam acara Ngaji Kebangsaan di Alun-Alun Kabupaten Tuban banyak menyanyikan lagu-lagu tentang kebudayaan Jawa, Minggu (26/11/2017).
Ribuan jamaah, dari Tuban dan maupun luar memenuhi alun-alun Kabupaten Tuban. Mereka datang untuk mengikuti Ngaji Kebangsaan bareng Cak Nun dan grup musik Kyai Kanjeng, Sabtu (25/11/2017) malam.