20:00 . Lirik Lagu Bertemu Kembali - Melly Goeslaw & Nike Ardilla (alm)   |   19:00 . Resep STMJ Homemade, Cocok Diminum Saat Cuaca Dingin   |   18:30 . Persatu Tuban Dibekuk Persibo Bojonegoro dengan Skor Akhir 3-0   |   18:00 . Terendam Banjir, Dua Sekolah di Desa Sumurgung Tuban Tergenang Lumpur   |   17:00 . Sungai Meluap, Banjir di Kecamatan Tuban Akibatkan Timbunan Lumpur Terjebak di Jalan Pemukiman Warga   |   16:00 . Tingkatkan Potensi Pariwisata, Yayasan WINGS Peduli Ajak 400 Partisipan Bersihkan Pantai Boom Tuban   |   15:00 . Tips Hindari Bau Pakaian Apek di Musim Penghujan Supaya, Ibu Rumah Tangga Wajib Tahu!   |   14:00 . Grafik Harga Emas Antam Merah! Turun Rp9.000 di Level Rp1.107.000 Per Gram   |   13:00 . Tak Lagi Ribet, Milenial Tuban Dapat Cek DPT Pemilu dengan Mudah   |   12:00 . Hasil Pertandingan Liga 3 Jatim pada 8 Desember   |   11:00 . Pelajar SMA di Tuban Diminta Sebarkan Ilmu Periksa Fakta Jelang Pemilu   |   10:00 . Keamanan Gudang Logistik KPU Tuban Ditambah Pasca Bocor   |   09:00 . Pesan Ronggomania untuk LA Mania Saat ke Stadion Tuban Sport Center   |   08:00 . SKK Migas Setujui Investasi Rp3,7 Triliun di Rantaubais   |   07:00 . Jalan Darurat Jembatan Dam Seng Tuban Putus Diterjang Banjir   |  
Sat, 09 December 2023
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Kisah Tragis Gadis Dibacok Tangannya di Widang Tuban, Dua Hari Usai Umroh

bloktuban.com | Thursday, 02 November 2023 14:00

Kisah Tragis Gadis Dibacok Tangannya di Widang Tuban, Dua Hari Usai Umroh Warga menunjukkan lokasi diduga pembacokan di Kecamatan Widang, Tuban. [Kholis/blokTuban]

Reporter : Muhammad Nurkholis

blokTuban.com - Warga Kabupaten Tuban kembali dibuat resah dengan kemunculan sekelompok remaja yang diduga adalah gangster. Kali ini kemunculan dari sekelompok yang diduga gangster tersebut beraksi di Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban.

Bahkan aksi sekelompok remaja ini sempat terekam sebuah CCTV di tempat pengisian bahan bakar di Kecamatan Widang.

Dari informasi yang beredar di jejaring media sosial Whatsapp group, Tuban Viral. Nomor whatsapp 08xx-xxxx-xxx7 memposting beberapa foto himbauan dan juga foto-foto korban dari perbuatan keji gangster yang berkeliaran di Kecamatan Widang.

Dalam foto yang diunggah nomor tersebut, terdapat sebuah gambar bertuliskan "Sekedar mengingatkan dulur..!!! buat kaum adam maupun kaum hawa. Selalu berhati2.. jika keluar malam di area widang babat dan sekitarnya. . Telah terjadi pembacokan. Sudah ada 2 korban. Cowok dan cewek.,"

Selain memposting foto tersebut Ia juga tampak memposting beberapa foto korban dari aksi pembacokan ini.

Dari viralnya berita tersebut, blokTuban mencoba menggali informasi di lapangan, terkait keberadaan sekelompok orang yang meresahkan masyarakat ini.

 

Diduga Gangster Sering Berkumpul di SPBKB AKR Widang

Ditemui bloktuban.com di warung depan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Khusus Bersubsidi (SPBKB) AKR Widang, salah satu warga Kecamatan Widang yang bernama Wilung Harianto (60) mengatakan jika di sekitar SPBKB AKR memang sering digunakan untuk berkumpul, para remaja di malam hari.

"Di sini sering kalau tengah malam menjadi lokasi kumpul para remaja," ujar Wilung Harianto.

Namun ia menduga jika para remaja yang berkumpul di SPBKB AKR tersebut bukan merupakan warga sekitar. Diduga sekelompok remaja tersebut merupakan remaja dari daerah lain.

"Mungkin dari daerah lain biasanya datang satu, dua orang. Terus mereka kumpul menjadi banyak," imbuhnya.

Disingging apakah ia pernah melihat para remaja tersebut menodongkan sajam ke para pengguna jalan, Wilung menduga bahwa remaja tersebut sengaja menyembunyikan sajamnya, dan akan dikeluarkan di saat-saat tertentu saja.

"Mestinya ya sudah terorganisir dan kemungkinan ya sembunyikan," bebernya.

Dengan adanya peristiwa tersebut Wilung berharap, agar pihak kepolisian segera melakukan upaya penangkapan kepada para terduga gangster ini, lantaran sangat meresahkan warga sekitar.

 

Korban Dibacok 2 Hari Setelah Pulang Umroh

Usai menemui warga sekitar blokTuban.com mencoba menemui keluarga korban yang berada di Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, namun rumah dari korban tampak masih tertutup.

Kemudian blokTuban menemui ketua Rukun Tetangga (RT) setempat. Dari keterangan ketua RT, Slamet (40) mengatakan, bahwa hingga saat ini korban masih mendapatkan perawatan di salah satu rumah sakit yang ada di Surabaya.

"Korban saat ini masih dirawat di rumah sakit yang ada di Surabaya belum pulang," ujar Slamet.

Lebih lanjut, Slamet menuturkan jika korban  masih duduk di bangku kelas 3 SMP, dan diketahui juga bahwa korban ternyata baru saja pulang dari tanah suci, usai menjalankan ibadah umroh.

"Dua hari sebelum kejadian, korban baru saja pulang umroh, imbuhnya.

Namun, Slamet tidak bisa memberikan keterangan lebih banyak lagi, karena hanya sebatas itu saja yang ia ketahui.

 

3 hari 2 Kejadian

Usai dari rumah korban, blokTuban bergeser ke Polres Tuban untuk menemui Kasat Reskrim Polres Tuban IPTU Rianto.

Dari keterangan Rianto, ia  membenarkan jika telah terjadi dua insiden kriminal di Kecamatan Widang, dan lokasinya masih berdekatan.

"Dari laporan Polsek  Widang, terdapat dua kali kejadian namun motifnya berbeda," ujarnya.

Yang pertama terjadi pada Sabtu (28/10/2023) malam, korbannya adalah seorang laki-laki. Untuk motif pelaku yaitu, mengambil motor korban, setelah itu  korban ditendangi oleh pelaku.

Kemudian hanya selang satu hari dari kejadian pertama, tepatnya terjadi pada hari Senin (30/10/2023) sekitar pukul 01.00 WIB.

Seorang gadis yang masih dibawah umur, harus kehilangan satu tangannya, karena menjadi korban pembacokan.

Dan saat ini, kepolisian masih belum bisa memastikan apakah lokasi pembacokan benar terjadi di Kecamatan Widang atau bukan. Sebab dari pemeriksaan tim kepolisian di lapangan, tidak menemukan adanya bercak darah di jalan sekitar  SPBKB AKR.

"Untuk yang gadis, TKP pembacokan kita belum bisa pastikan apakah di Widang atau bukan, sebab tidak ditemukan bercak darah di sekitar lokasi kejadian. Memang saat ini ditemukan potongan tangan gadis tersebut, di Widang," imbuhnya.

Lebih lanjut Rianto juga menuturkan, bahwa  saat ini korban masih masih mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Disinggung apakah sekelompok orang tersebut merupakan kelompok gangster, Rianto tidak mau berspekulasi terlebih dahulu. Sebab ia masih mengumpulkan saksi-saksi serta juga bukti-bukti atas dugaan tersebut.

"Kita terjunkan anggota untuk melakukan penyelidikan kasus ini," bebernya.

Rianto juga mengajak seluruh masyarakat jika memiliki video atau bukti terkait adanya kejadian ini, untuk melaporkan ke pihak kepolisian, agar kasus seperti ini bisa segera diberantas.

[Nur/Ali]

Tag : Gengster, Pembacokan, Blok Tuban, Kabupaten Tuban, Berita Tuban, Tuban Hari Ini



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...
-->

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 14 August 2023 11:00

    blokTuban.com Kembali Dipercaya UTM Tempat Praktik MSIB

    blokTuban.com Kembali Dipercaya UTM Tempat Praktik MSIB PT Blok Tuban Promosindo yang menaungi website blokTuban.com kembali mendapat kepercayaan dari Universitas Trunojoyo Madura (UTM) sebagai tempat praktik Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) tahun 2023, Senin (14/8/2023)....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat