Jelang 2024, Kepala Kemenag Tuban Ingatkan Tidak Gunakan Agama Sebagai Alat Politik

Reporter: Mochamad Nur Rofiq

 

blokTuban.com - Dalam rangka menciptakan kabupaten Tuban lebih Kondusif, Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Tuban menggelar silaturahmi antar umat beragama di Gereja Bethany Tuban, Sabtu (7/1/2022).

 

Kepala Kankemenag Tuban, Ahmad Munir menjelaskan, kegiatan ini bagian dari rangkaian Hari Amal Bhakti (HAB) Kemenag ke-77. Selain itu juga sebagai upaya tindak lanjut program tahun toleransi yang dicanangkan pemerintah di tahun 2022 lalu.

 

"Lebih-lebih saat ini mendekati tahun politik. Dengan silaturahim antar umat beragama ini agar Tuban ke depan lebih kondusif," ujar Munir kepada blokTuban.com di Gereja Bethany Tuban, Jl. Pahlawan, Widengan, Gedongombo, Semanding, Sabtu siang.

 

Pihaknya menilai, dengan memupuk kerukunan antar umat beragama dan hidup damai akan tercipta suasana yang baik. Sebab, kata dia, pembangunan tanpa diimbangi dengan kerukunan dan kedamaian tidaklah mungkin. 

 

"Harapan kami tokoh agama ikut andil pada bagian terpenting menciptakan kerukunan antar umat ini," pinta pria humanis tersebut.

 

Baca Juga:

 

Kemenag tuban Punya Dua Cara Cegah Terjadi Kekerasan di Pesantren

 

Magister Ilmu Hukum Universitas Narotama itu menghimbau, jelang tahun politik jangan sampai agama dipolitisasi. Apalagi menggunakan tempat ibadah sebagai ajang politik.

 

"Himbauan kami, berpolitik harus santun dengan menanamkan ruh agama dalam segala gerakan. Sebab jika politik diilhami dengan agama akan menghasilkan politik yang baik . Sebaliknya jika politik memakai alat agama berbahaya," pungkasnya.

 

Diketahui, kegiatan silaturahmi antar umat beragama ini diikuti seluruh pemuka agama di Tuban. Selain itu juga melibatkan guru dan penyuluh. [Rof]

 

Temukan konten blokTuban.com menarik lainnya di GOOGLE NEWS