22:00 . Warga Bojonegoro Jadi Pemenang Lomba Kicau Nasional di Tuban, Burungnya Ditawar Rp100 Juta   |   21:00 . Desa Klotok Tuban Sukses Gelar Festival Layang-layang Nasional 2022   |   20:00 . Beruntungnya Punya Nama Agus dan Berakhiran Tie Dapat Nasi Kemerdekaan di Warung Tuban Ini   |   19:00 . Ratusan Burung 6 Jenis Ini Tampil Memukau di Lomba Kicau Nasional di Tuban   |   18:00 . 7 Rekomendasi Sewa Kostum dan Rias di Tuban Cocok untuk Karnaval Kemerdekaan   |   17:00 . Di bawah DKI Jakarta, Gubernur Khofifah Minta Pengusaha APINDO Pertahankan Iklim EKonomi Jatim   |   16:00 . Setelah Minyak Goreng Kemasan Turun, Hari Ini Sembako di Tuban Stabil   |   15:00 . Musim Kemarau Tiba, Siapkan Diri Anda   |   14:00 . Lulus Predikat Membanggakan, 54 Siswa Permadani Tuban di Wisuda   |   13:00 . Kabar Baik, 4 Zodiak Berikut ini Hidup Berkelimpahan di Bulan Agustus   |   12:00 . Bediang Berujung Petaka, Warga Tuban Kehilangan Rumah, Kandang dan Tiga Kambing   |   11:00 . Dok! PA Kabulkan Dispensasi Nikah Santriwati Korban Pencabulan Anak Kiai di Tuban   |   10:00 . Jelang HUT RI ke-77 Tahun, Persewaan Kostum Karnaval di Tuban Kebanjiran Orderan   |   09:00 . Lirik Lagu FOREVER 1 - Girls' Generation/ SNSD - SMTOWN   |   08:00 . Ini Niat Puasa Sunnah Asyura 10 Muharram, Ketahui Keutamaannya   |  
Mon, 08 August 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Siaran Pers

Terancam Punah, 7.000 Ikan Bilih Dilepas ke Habitat Aslinya di Danau Singkarak

bloktuban.com | Thursday, 04 August 2022 06:00

Terancam Punah, 7.000 Ikan Bilih Dilepas ke Habitat Aslinya di Danau Singkarak Direktur Utama SIG, Donny Arsal (berkacamata) melepas ikan bilih di Danau SIngkarak, Sumatra Barat (30/7).

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com - Danau Singkarak, Kabupaten Tanah Datar, Sumatra Barat dihuni oleh berbagai jenis ikan. Namun, ada salah satu ikan yang berhabitat asli di danau tersebut yaitu ikan bilih, Kamis (4/8/2022). 

Ikan Bilih sendiri merupakan ikan endemik khas Danau Singkarak yang terancam punah. Populasinya saat ini sangat terbatas, akibat eksplorasi besar-besaran menggunakan metode yang sangat merugikan masyarakat.

Untuk meningkatkan jumlah penghuni asli Danau Singkarak, PT Semen Padang yang merupakan anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melepas 7.000 ikan bilih hasil pembudidayaan di area konservasi Kehati PT Semen Padang. Pelepasan berlangsung dua tahap, 4.000 ekor ikan dilepas pada Maret dan sisanya pada Sabtu (30/7/2022) lalu. 

Pelepasan ikan tersebut dilakukan langsung Wakil Gubernur Sumatra Barat, Audy Joinaldy bersama Direktur Utama SIG, Donny Arsal, Direktur Operasi SIG, Yosviandri, Direktur Bisnis dan Pemasaran SIG, Aulia Mulki Oemar, Komisaris PT Semen Padang, Werry Darta Taifur dan Khairul Jasmi, Direktur Utama PT Semen Padang, Asri Mukhtar serta Rektor Universitas Bung Hatta Tafdil Husni.

Baca juga : 

Setelah Mereklamasi 315,24 Ha Pasca Tambang, SIG: Kerusakan Lingkungan di Tuban Bisa Dikurangi

Hore!...SIG Ghopo Tuban Buka Kembali Kunjungan Industri Pelajar dan Mahasiswa

Siap-siap! Vendor SIG Tuban yang Abaikan K3 Terima Skorsing

Perkuat Sinergi dengan Jurnalis Tuban dan Bojonegoro, SIG Dukung Publikasi Berkulitas

Pengembangbiakan ikan bilih pertama di luar habitat aslinya, sukses dilakukan oleh Semen Padang dengan berbagai metode alami, semi alami, hingga buatan. Budidaya tersebut berlangsung di laboratorium Semen Padang. 

Direktur Utama SIG, Donny Arsal mengatakan bahwa Ikan bilih ini merupakan hasil konservasi yang dilakukan oleh PT Semen Padang bekerja sama dengan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Bung Hatta (UBH) di Area Taman Keanekaragaman Hayati (Kehati) milik PT Semen Padang sejak Juli 2018.

“Konservasi ikan bilih ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap lingkungan, khususnya ikan bilih Danau Singkarak jenis Mystacoleucus Padangensis dan satu-satunya di dunia yang terancam punah akibat ekploitasi,” kata Donny Arsal.

Pelestarian ikan bilih, lanjut Donny perlu diimbangi dengan pembatasan penggunaan bagan dan sebagainya. Konservasi yang sudah berjalan saat ini harus ditingkatkan dalam skala lebih besar, agar menjadi edukasi baru untuk masyarakat. 

Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy mengapresiasi upaya pelestarian ikan Bilih yang dilakukan oleh SIG bersama LPPM UBH. Menurutnya konservasi ikan bilih di luar habitatnya tidak mudah dilakukan, banyak kegagalan dan keberhasilannya sangat kecil. “Bahkan pada tahun 2020, status ikan bilih dinyatakan hampir punah. 

"Harusnya, dengan status yang hampir punah, ikan bilih ini harus lebih mahal dibandingkan ikan salmon di restoran Jepang," kata Audy Joinaldy.

Pada kesempatan itu, Rektor UBH, Tafdil Husni menilai ikan bilih Danau Singkarak pada tahun 2020 statusnya menuju kepunahan. Sebuah bentuk kontribusi UBH melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) yang didukung oleh Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

Ia menilai tebar ikan bilih efeknya besar bagi nelayan bilih di Danau Singkarak. Sebab, dari 1.500 ekor ikan bilih yang disebar dan didalamnya ada 800 ekor betina, maka masing-masing betina akan mempunyai 3.000 telur. Jika dikalkulasikan, maka jumlahnya akan ada 2,4 juta ekor ikan bilih yang akan berkembang biak. Kemudian, untuk 1 juta ekor ikan bilih, sama dengan 5.000 kg.

"Sekarang ini harga ikan bilih Rp50 ribu. Kalau kita perhitungkan lagi dalam setahun, maka jumlahnya bisa mencapai Rp250 juta. Ini untuk 1 juta ekor ikan yang dihasilkan dari 800 ikan bilih betina yang disebar hari ini. Apalagi kalau hitungan kertasnya 2,4 juta, tentu hasilnya ada sekitar Rp600 juta per tahun," tutupnya. [Ali]

Temukan konten Berita Tuban menarik lainnya di GOOGLE NEWS

Tag : Ikan Bilih, Danau Singkarak Sumbar, Blok Tuban, Tuban Hari Ini, Berita Tuban, Kabupaten Tuban



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 07 August 2022 15:00

    Musim Kemarau Tiba, Siapkan Diri Anda

    Musim Kemarau Tiba, Siapkan Diri Anda Setiap pagi hari sejak sebulan lalu, kita sering merasakan dingin. Rasa dingin terasa lebih kuat saat menjelang pagi hari. Hal tersebut merupakan tanda terjadinya masa pancaroba atau bisa disebut dengan...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat