11:00 . Senin 15 Agustus 2022 : Telur, Bawang Merah, dan Daging Ayam di Tuban Naik, tapi Cabai Turun   |   10:00 . Lirik dan Chord Lagu Alun-Alun Nganjuk - Denny Caknan Feat Yeni Inca | Trending Youtube DC Production   |   09:00 . Stabil, Harga Emas Cetakan Antam dan UBS di Pegadaian, Senin 15 Agustus 2022   |   08:00 . Hukum Menyemir Rambut di Ajaran Islam, Ini Pendapat Ulama   |   07:00 . Prakiraan Cuaca Tuban Hari ini, Senin 15 Agustus 2022   |   06:00 . Selain Marning, Warga Desa Jlodro Tuban Mulai Olah Jagung Menjadi Nugget   |   05:00 . Dear Warga Tuban, Manfaatkan Konsultasi Hukum Gratis di Ruang CFD   |   18:00 . Besok 2.500 Buruh Metal Tuban Demo di 4 Lokasi Ini, Simak Tuntutan dan Rutenya   |   17:00 . Cantiknya Kue Siwalan Crunchy Puff Tuban, Cocok Dijadikan Oleh-oleh saat Liburan   |   16:00 . Keren! Di Tangan Siswa SMKN 3 Tuban, Buah Siwalan Jadi Kue Beraneka Rasa   |   15:00 . Hujan Masih Turun di Bulan Agustus 2022, Ini Kata BMKG Tuban   |   14:00 . Pertunjukan Pencak Silat Nahdlatul Ulama Pagar Nusa Tuban pada Pengukuhan Anggota Baru   |   13:00 . 1.548 Anggota Pagar Nusa Tuban Dikukuhkan, Dihadiri Tokoh Penting dari Kiai hingga Aparat Penegak Hukum   |   12:00 . 5 Pasangan Mesum Bukan Suami Istri di Tuban Terjaring Operasi Cipta Kondisi, Beberapa Berstatus Mahasiswa   |   11:00 . 490 Personel Polisi Diturunkan pada Pengukuhan Anggota Pagar Nusa Tuban, Penggembira Dilarang Konvoi   |  
Mon, 15 August 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Difabel Tuban Keluhkan Cafe Inclusi Sepi, Pemkab: Harganya Kemahalan

bloktuban.com | Saturday, 18 June 2022 10:00

Difabel Tuban Keluhkan Cafe Inclusi Sepi, Pemkab: Harganya Kemahalan cafe Inclusi beroperasi di Jalan Yos Sudarso Tuban atau sebelah Pantai Boom Tuban. (Foto:Nur/blokTuban.com)

Reporter : Muhammad Nurkholis

blokTuban.com – Keluhan para disabilitas terkait sepinya cafe inclusi, telah direspon oleh Pemerintah Kabupaten Tuban. Meski sudah beroperasi selama tiga bulan, cafe yang berada di Jalan Yos Sudarso No.256 Kelurahan Kutorejo, Kecamatan/Kabupaten Tuban omsetnya belum sesuai ekspektasi, Sabtu (18/6/2022). 

Menurut Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan Tuban, Agus Wijaya ada tiga faktor yang menyebabkan sepinya cafe inclusi seperti yang dikeluhkan difabel. Berdirinya cafe tersebut diharapkan mendorong para difabel mandiri di bidang wirausaha. 

"Harga di cafe Inclusi belum bisa bersaing dengan pedagang yang lain dan masih relatif kemahalan untuk konsumen, itu sebab yang pertama," ujar Agus Wijaya kepada blokTuban.com. 

Baca Juga : Kelola Cafe inklusi 3 Bulan, Disabilitas Tuban Mengeluh Sepi

Faktor berikutnya yaitu tampilan, menurut Agus cafe Inclusi belum menunjukkan sebuah tampilan cafe dan terlihat seperti kantor. Oleh sebab itu, untuk menekankan sebuah tampilan tersebut, akan di kasih meja cafe di depan cafe itu.

Sebab ketiga yaitu keterangan. Pengamatan Agus Wijaya masih kurangnya keterangan yang menunjukkan identitas cafe seperti tidak adanya baner daftar menu, maupun harga sehingga perlu dikasih baner penunjuk hal tersebut. 

"Selain ke-3 hal tersebut, teman disabilitas juga kurang berkomunikasi ke dinas," jelasnya. 

Baca Juga : Harganya Terjangkau, Ini Menu di Cafe inklusi Difabel Tuban

Harapan dari Pemkab Tuban, kedepannya agar disabilitas Kabupaten Tuban bisa mendiri dalam mengelola cafe. Sekaligus mengolah pemasukannya agar secara sistematis bisa diputar menjadi modal dan lebih solid lagi. Di samping itu, Dinas Perdagangan akan melakukan upaya agar cafe bisa berjalan sesuai tujuan.

“Kita akan membatu uang transportasi dan uang makan selama 6 bulan dan kami akan ajak orang dinas membeli di cafe Inclusi,” imbuh mantan Kabag Humas dan Media Pemkab Tuban itu. 

Baca Juga : Difabel, Membangun Kesadaran inklusivitas

Sedangkan, untuk permasalahan cafe di padukan dengan pijat refleksi, Agus berpendapat bahwa hal itu bukan sebuah hal yang saling bertentangan. Karena target dari pijat refleksi yaitu para sopir bus yang sedang parkir dan para peziarah luar kota yang kecapekan. Rencana kedepannya cafe akan di launching pada bulan Juni ini.

Diberitakan sebelumnya, Deviana (40) selaku manager cafe Inclusi kepada blokTuban.com menjelaskan, cafe yang beroprasi selama tiga bulan masih sepi bahkan sering seharian tidak dapat pelanggan.

"Adanya pijat refleksi menurut kami kurang tepat disandingkan dengan sebuah cafe, karena masyarakat masih menganggap bahwa disabilitas terkesan jorok," tutupnya. [Nur/Ali]

Tag : cafe inclusi, cafe Tuban sepi, disabilitas, Pemkab Tuban, Disabilitas mandiri



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 07 August 2022 15:00

    Musim Kemarau Tiba, Siapkan Diri Anda

    Musim Kemarau Tiba, Siapkan Diri Anda Setiap pagi hari sejak sebulan lalu, kita sering merasakan dingin. Rasa dingin terasa lebih kuat saat menjelang pagi hari. Hal tersebut merupakan tanda terjadinya masa pancaroba atau bisa disebut dengan...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat